Lamer | Bandung – Setelah video Youtuber Ferdian Paleka (21) mem-bully waria viral, kini video dia di-bully para penjahat di tahanan, juga viral. Di situ dia ditelanjangi para tahanan, lalu disuruh masuk tong sampah.

Video tersebut beredar di sosmed pada Sabtu (9/3/2020) hari ini. Disinyalir kejadian itu terjadi di sel tahanan Satreskrim Polrestabes Bandung.

Dalam video berdurasi 19 hingga 49 detik itu terlihat Ferdian dalam keadaan nyaris telanjang dengan kepala plontos.

Saat dia masuk tong sampah, tampak memelas dan matanya berkaca-kaca.

Di sekelilingnya terdapat tahanan kepolisian yang lain mengamati, dan sesekali melakukan kontak fisik dengannya.

Nikmat kan Tong Ferdian Paleka, pelaku tersangka prank dengan memberi bantuan sampah ke orang, skrng Lagi di ospek sama tahanan didalam Rutan ….Kena tinju juga sih dikit.. Itu yg didalam video. Gk tau kalau udh didalam kamar diapain aja.😂😂😂😂

Dikirim oleh Yopi Wijaya pada Jumat, 08 Mei 2020

“Cik ngomong abdi jelema belegug kituh (coba katakan saya orang bodoh),” kata salah seorang pria yang terdengar dalam video tersebut.

“Abdi jelema belegug (saya orang bodoh),” tiru Ferdian dengan mata sayu.

Kejadian itu berlanjut dengan pria di balik layar ponsel kembali meminta Ferdian untuk mengucapkan hal yang sama. “Iya bagaimana bang?” balas Ferdian tak bisa menirukan.

Dalam potongan video terakhir berdurasi 32 detik. Ferdian yang tengah duduk sambil menggenggam gelas air mineral kemudian diminta berdiri dan masuk ke dalam sebuah tempat sampah berwarna kuning.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya kejadian itu terjadi karena adanya ketidaksukaan tahanan yang lain terhadap Ferdian.

“Itu terjadi karena tahanan lain tidak suka terhadap kelompok ini, karena memberikan bantuan berupa sampah. Mereka tidak suka. Sehingga tahanan lain melakukan pem-bully-an terhadap Ferdian cs,” ujar Ulung di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (9/5/2020).

Sebelumnya, Ferdian bersama kedua rekannya Tubagus dan Aidil ditangkap jajaran gabungan Polrestabes Bandung dan Polda Jabar.

Mereka ditangkap karena membuat konten YouTube yang meresahkan, yakni bagi-bagi sembako berisi sampah ke sejumlah waria dan anak kecil. Ferdian dan Aidil yang kini berstatus tersangka ditangkap pada Jumat (8/5/2020) dini hari di Tol Jakarta-Merak. Sementara Tubagus diserahkan oleh orang tuanya. (*)