oleh

16 Kampus Besar di Jabodetabek Menolak Ikuti Aksi Refleksi 2 Tahun Jokowi-Maaruf Amin

Jakarta | Lampumerah.id – Aliansi Mahasiswa Jabodetabek (AMJ) membantah seruan aksi unjuk rasa menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam 16 kampus swasta terbesar di Jabodetabek itu, menyatakan dalam situasi krisis pandemi Covid-19, saat ini mahasiswa semestinya terlibat aktif membantu pemerintah dan membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan AMJ dalam konferensi persnya, di Pondok Bambu, Jakarta Timur pada Senin (18/10/2021).

“Kami tidak akan ikut turun Dalam memperingati refleksi 2 tahun pemerintahan Jokowi- Ma’aruf Amin, berupa aksi unjuk rasa maupun kegiatan lainnya,” kata Kordinator AMJ, Reza Alvin yang juga mahasiswa dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta.

Reza pun menginstruksikan anggotanya untuk melakukan sosialiasi ihwal pentingnya menerapkan testing, tracing, dan treatment. Serta memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas, juga pentingnya vaksinasi Covid-19.

Kata Reza, apabila ada yang turun aksi dengan mengatasnamakan kampus kami yang saat ini telah membuat pernyataan, maka itu bukan perwakilan dari kampus. Melainkan individu dan kami tidak bertanggung jawab sepenuhnya apabila terjadi hal-hal yang di luar wewenang kampus.

“Kami mendukung segala upaya Pemerintah dalam melindungi setiap warga negara atas pandemi Covid 19 dan kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menerapkan 5 M dalam situasi pandemi Covid 19,” pungkasnya.

Adapun ke-16 kampus yang tergabung dalam AMJ tersebut, diantaranya: UNTAG 45, STHI, STEI Rawamangun, Universitas Bhayangkara, Institut Bisnis Nusantara, Univ. Pancasila, Univ. Krisnadwipayana, Univ. Dharma Persada, STMA-Trisakti, Univ. Guna Dharma, ITL-Trisakti, Universitas Trisakti, UKI, Unas, UPI-YAI dan Univ. Islam Jakarta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru