Jakarta, Lampumerah.id – Beredar di media sosial foto seorang pria bernama Heryman bertuliskan Caption bahwa pria tersebut merupakan pelaku penculikan anak, dipastikan Hoak.

Kuasa Hukum Heryman, Rizqan Syawal Arifin yang mendatangi langsung pihak sekolah untuk mengklarifikasi siapa penyebar foto yang menuduh Heryman sebagai penculik, mengatakan bahwa pihak sekolah dipastikan tidak memviralkan foto tersebut.

“Kedatangan kamu ke SD 03 Joglo adalah untuk kelarifikasi terhadap sebuah foto yang telah viral ke masyarakat luas dengan Caption ‘penculikan anak’, kami meminta kerja sama dari pihak sekolah untuk sama sama mengklarifikasi, bahwasanya foto yang telah beredar, adalah Hoax” ujar Rizqan ditemui awak media di SD 03 Joglo Jakarta Barat, Selasa 7 Februari 2023.

Rizqan mengatakan pihaknya juga telah membuat laporan atas kasus cemaran nama baik tersebut ke pihak kepolisian, guna mengusut siapa pelaku yang mencemarkan nama baik seorang ayah yang hendak mencari anaknya, namun malah dituduh sebagai pelaku penculikan.

“Kami secara tegas telah melaporkan juga hal ini ke kantor kepolisian untuk diusut lebih lanjut, siapa pelaku (penyebar foto tuduhan penculikan) ini yang kita car” ujarnya.

Rizqan mentatakan kasus viral tuduhan pelaku penculikan ini berawal dari Kliennya yang bernama Heryman datang ke sekolah SD 03 Joglo untuk mencari anaknya yang bernama Kharisa Humaira Heryman

Namun setelah ditanya ke pihak sekolah, tidak terdata ada nama murid tersebut di SD 03 Joglo.

Pihak sekolah yang curiga dengan pria tersebut kemudian memfoto Heryman dan membagikannya ke grup WhatsApp para guru dalam upaya antisipasi penculikan.

Namun ternyata foto tersebut tersebat luas ke masyarakat dan disertai Caption yang bertuliskan bahwa Heryman yang sedang mencari anaknya itu adalah pelaku kasus penculikan.

“Tapi foto ini ada berawal ketika Klien kami (Heryman) datang ke sini dan di foto, untuk kepentingan antisipasi penculikan, yang disayangkan ini beredar di Masyarat dan ada tambahan Caption yang sevara tegas itu telah menuduh klien kami (Heryman) dengan tuduhan yang amat serius, yakni penculikan anak, klien kami merasa terancam tentunya” ujarnya.

Lagi lagi Rizqan tegaskan bahwa informasi dan foto pelaku penculikan tersebut adalah tidak benar.

“Klarifikasi ini kita lakukan agar masyarakat luas tahu bahwa informasi yang viral itu adalah berita tidak benar” ujarnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SD 03 Joglo Jakarta Barat, Nani Arti mengatakan kasus tersebut berawal dari seorang pria bernama Heryman datang ke SD 03 Joglo Jakarta Barat untuk mencari anaknya yang bernama Kharisa Humaira Heryman, pada Rabu 11 Januari 2023, namun setelah dibuka data siswa sekolah tersebut, ternyata tidak ada nama anak tersebut.

“Pada hati Rabu dia (Heryman) ke sini (SD 03 Joglo) menanyakan perihal anaknya yang sekolah disini, namannya Kharisa, ternyata anaknya itu tidak bersekolah disini” ujar Nani dalam keterangannya di SD 03 Joglo Jakarta Barat, Selasa 7 Februari 2023.

Nani mengatakan pihak sekolah juga smepat menanyakan data data anak yang di cari oleh Heryman, namun Heryman memberikan keterangan tidak jelas yang menimbulkan kecurigaan pihak sekolah terkiat keselamatan murid muridnya.

“Waktu ditanya, dia (Heryman) ragu ragu menjawabnya dan tidak jelas juga, sehingga menyebabkan salah satu guru dari pihak kami, memfoto (pria tersebut) untuk keamanan terkiat banyaknya Ksus penculikan yang saya khawatirkan” ujarnya.

Nanti mengatakan pihak sekolah kemudian membagikan foto Heryman ke grup WhatsApp para guru dan grup wali murid, untuk mengantisipasi kasus penculikan, namun foto tersebut berakhir viral dengan keterangan bahwa Heryman adalah pelaku penculikan.

“Dua minggu kemudian timbulnya Caption (dugaan pelaku penculikan) itu, dan ternyata bukan pihak kami (pihak sekolah) menulis Caption itu, dan sudah beredar kemana mana” ujarnya.

Nani memastikan hasil penyelidikan pihak internalnya ternyata pria bernama Heryman itu memang benar benar mencari anak kandungnya yang terpisah usai Heryman bercerai dengan istrinya.

“Ternyata pak Heryman itu memang benar benar mencari anaknya, dan dia bukan seorang penculik, Caption itu kami pastikan bukan pihak sekolah yang menulis” ujarnya.