GRESIK | lampumerah.id – Pembangunan tangki asam sulfat berkapasitas total 40.000 ton, sejatinya untuk memperkuat pasokan bahan baku NPK nasional.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menjelaskan asam sulfat merupakan bahan baku untuk memproduksi pupuk majemuk NPK.
Tangki asam sulfat ini, nantinya berfungsi untuk mendukung keberlangsungan produksi pupuk NPK di masa depan.
Dengan pembangunan tangki ini, kata Daconi, Petrokimia Gresik akan semakin memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional. Dengan demikian dapat memberikan kontribusi semakin besar bagi terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan, melalui penyediaan pupuk berkualitas bagi pertanian di Indonesia.
Daconi memastikan, proyek ini memperhatikan aspek-aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan baik.
Petrokimia Gresik maupun kontraktor, juga telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik untuk penanganan kondisi darurat.
“Selain itu, dalam pengerjaan proyek ini kami juga mengutamakan aspek lingkungan,” tutup Daconi.


