GRESIK | lampumerah.id – Meski kalah telak 3-0, pelatih Medan Falcons Marcos Sugiyama mengakui kalau permainan anak asuhnya lebih baik dibanding saat kalah lawan Pertamina Enduro pada laga sebelumnya.

“Saya sudah bicara dengan pemain soal pertandingan ini, taktik dan strategi, serta membenahi kesalahan-kesalahan. Hasilnya bagus, cuma memang ada beberapa momen yang lepas dan kami kehilangan poin,” katanya.

Marcos memberikan apresiasi kepada pemain-pemain muda Falcons, yang tampil berani dan tidak canggung menghadapi lawan yang lebih senior.

“Coba lihat itu Khanza Putri yang usianya 15 tahun, dan juga dari tim Gresik Phonska, tapi bisa tampil berani menghadapi timnya sendiri. Itu saya tidak habis pikir,” tambah Marcos.

Sementara itu, Pelatih Gresik Phonska Allesandro Lodi menegaskan tujuh kemenangan beruntun tidak membuat timnya berpuas diri karena masih ada kelemahan dan kekurangan yang harus terus dibenahi.

“Tujuan kami ke final four dan itu harus dijalani satu laga ke laga selanjutnya. Kami harus terus fokus dan bermain lebih baik lagi di laga berikutnya,” kata pelatih asal Italia itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gresik Phonska Pupuk Indonesia (GPPI) hanya butuh waktu 60.menit, untuk mengalahkan Medan Falcons 3-0 (25-17, 25-22, 25-16) di putaran dua Proliga 2026 di GOR Tri Dharma Gresik, Minggu (1/2) malam.