GRESIK | lampumerah.id – Memasuki hari kelima pencarian korban perahu tenggelam di Perairan Sembilangan Gresik, Satpolairud Polres Gresik bersama Tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil.

Dari dua korban tenggelam, semuanya sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Korban pertama ditemukan Senin kemarin diketahui bernama H, dalam kondisi meninggal dunia.

Korban terakhir diketahui bernama A (60), nelayan asal Kramat Inggil, Gresik, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (6/5).

Kasat Polairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergitas tim SAR, gabungan yang terus melakukan penyisiran sejak hari pertama.

“Begitu menerima laporan dari nelayan terkait adanya mayat mengapung, anggota kami langsung bergerak cepat menuju lokasi bersama tim SAR gabungan,” ujarnya.

Mayat korban ditemukan di Perairan Sembilangan, tepatnya di sekitar mercusuar dengan jarak kurang lebih 15 mil laut dari Pelabuhan Gresik. Proses evakuasi berlangsung cepat.

“Operasi pencarian telah selesai, seluruh korban sudah ditemukan,” tegas AKP Nyoman Ardita.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah perahu yang memuat 3 ton besi tua dan 5 penumpang tenggelam dihantam gelombang di perairan depan pelabuhan umum Gresik Sabtu (2/5) malam.

Akibatnya, seorang penumpang perahu berinisial S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan