GRESIK | lampumerah.id – Untuk memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang, sekaligus mendukung produksi pupuk nasional, Petrokimia Gresik menjalin kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja (WK) Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura.

Penandatanganan Head of Agreement (HoA) bersama PC Ketapang II Ltd juga menjadi langkah awal, dalam memperkuat kerja sama strategis penyediaan gas jangka panjang guna memperkuat keandalan pasokan energi perusahaan pada masa mendatang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan kerja sama ini mencerminkan komitmen perusahaan secara berkelanjutan, dalam membangun sistem pasokan energi yang andal, adaptif, dan berkelanjutan.

Daconi menambahkan, kolaborasi antara industri pupuk dan sektor energi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas produksi pupuk nasional di tengah dinamika industri global.

“Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis, yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG), antara Petrokimia Gresik dan HCML, ditandatangani Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, bersama General Manager HCML, Wang Kaifei, yang diwakili VP Marketing, Legal, and Business Support HCML, Wahyudin Sunarya.

Sedangkan HoA bersama PC Ketapang II Ltd ditandatangani oleh Daconi Khotob bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd, Yuzaini Md Yusof.

Tinggalkan Balasan