GRESIK | lampumerah.id – Komunitas Wartawan Grisse (KWGe) bakal  punya gawe besar. Yaitu Festival Tumpeng Nasi Krawu, yang akan dipajang di wisata edukasi Gresik Universal Science (GUS) Balongpanggang, Sabtu (27/6) – Minggu (28/6).

Saat ini, panitia tengah menyiapkan kerangka tumpeng raksasa setinggi 4,5 meter untuk menampung 3.000 bungkus nasi krawu, yang akan dibagikan secara gratis kepada pengunjung Festival Tumpeng Nasi Krawu.

Pembuat kerangka tumpeng raksasa, Abdul Majid, mengaku membutuhkan puluhan bambu pilihan. Demi menjaga kekokohan bangunan tumpeng, bambu-bambu tersebut, bambu-bambu itu harus melalui proses khusus terlebih dahulu.

“Sebelum digunakan sebagai kerangka tumpeng raksasa, bambu terlebih dahulu dijemur agar semakin kuat,” ujar Majid.

Majid menambahkan, ukuran tumpeng pada festival tahun ini melonjak hingga dua kali lipat dibanding tahun lalu. Jika sebelumnya tumpeng hanya setinggi 2 meter dengan diameter 1,5 meter, kali ini tingginya mencapai 4,5 meter dengan diameter lebar 2,5 meter.

Mengingat skalanya yang besar, proses penataan ribuan bungkus nasi krawu pada kerangka tersebut akan melibatkan 7 orang yang memasang nasi krawu.

Ketua Panitia Festival Tumpeng Nasi Krawu dari Komunitas Wartawan Grise (KWGe), Agus menerangkan festival dipusatkan di Aula Masjid Robah Maksum kompleks Wisata Edukasi GUS Balongpanggang, Sabtu (27/6) hingga Minggu (28/6).

“Pembagian nasi krawu akan kami lakukan pada Hari Minggu (28/6) mulai pukul 09.00 WIB,” kata Agus.

Selain menjadi ajang pesta kuliner khas Gresik, festival ini juga akan diramaikan dengan kegiatan sosial dan hiburan. Di antaranya adalah pelayanan dokumen kependudukan, panggung teatrikal, lomba mewarnai, pentas seni tari, stand UMKM.

Puncak dari seluruh rangkaian festival ini adalah penobatan Festival Tumpeng Nasi Krawu sebagai rekor baru di Museum Rekor Indonesia (MURI)..

Tinggalkan Balasan