GRESIK | lampumerah.id – Ribuan jamaah dari berbagai daerah hadir dengan khidmat dalam kegiatan Gresik Bersholawat, di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Kamis (15/10) malam.
Acara ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW, serta memanjatkan doa bagi keberkahan dan keselamatan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Asluchul Alif, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Hadir pula tamu undangan dari daerah sekitar, alim ulama, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tawasul, kemudian dilanjutkan dengan lantunan sholawat yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama Majelis Ta’lim dan Sholawat Az-Zahir dari Pekalongan.
Dalam sambutannya, bupati berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gresik. Ia mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama memanjatkan doa agar daerah senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari berbagai musibah, serta diberikan kemakmuran dan kesejahteraan.
“Mudah-mudahan Gresik senantiasa diberi keberkahan oleh Allah SWT, dijauhkan dari segala musibah dan bencana, serta doa-doa kita dikabulkan. Semoga hujan segera turun dan menjadi pembawa keberkahan, serta seluruh jamaah yang hadir diberikan rezeki yang melimpah dan barokah,” tambahnya.
Setelah rangkaian sholawat dan doa, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH. Ahmad Anwar Zahid, pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah, Bojonegoro.
Dalam ceramahnya yang disampaikan dengan gaya khas, KH. Ahmad Anwar Zahid mengajak jamaah untuk senantiasa menjadikan kebaikan sebagai landasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerendahan hati dan tidak menyombongkan harta, ilmu, maupun jabatan yang dimiliki. Menurutnya, segala sesuatu yang dimiliki manusia merupakan titipan Allah SWT yang harus disyukuri dan dimanfaatkan untuk kebaikan.
“Manusia itu aslinya tidak punya apa-apa. Kita lahir tidak membawa apa-apa dan nanti akan kembali tidak membawa apa-apa. Semua milik Allah. Kalau ada orang yang merasa memiliki atau menyombongkan hartanya, itu aneh. Mari kita berlomba-lomba membuat cerita hidup yang baik melalui amal saleh,” tuturnya.
Selain menjadi sarana beribadah dan mempererat silaturahmi, kegiatan Gresik Bersholawat juga disambut antusias oleh masyarakat karena menghadirkan door prize dua unit sepeda motor Honda Beat disediakan sebagai hadiah utama.
Dua jamaah yang beruntung mendapatkan hadiah tersebut, adalah M. Husnil Ibad, warga Tlogo Pojok, (19), dan Siti Nurlita Putri, warga Dahanrejo, (18).
Kebahagiaan juga dirasakan Rafi Ahmad, siswa kelas VII sekolah menengah pertama (SMP), yang mengikuti sesi tanya jawab dan mendapatkan hadiah berupa sarung.
Suasana religius semakin terasa dengan kehadiran keluarga dari Lamongan, salah satu anak berkesempatan membacakan ayat suci Al-Qur’an di hadapan KH. Ahmad Anwar Zahid.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


