Jakarta | lampumerah.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengusulkan penyelenggaraan haul bagi para ulama Betawi yang berjasa dalam menyebarkan agama Islam pada setiap peringatan HUT DKI Jakarta. Hal itu disampaikan saat berbuka puasa bersama warga di Masjid Jami Al Istiqomah, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (27/2).

“Dalam setiap menyambut Hari Ulang Tahun Jakarta pada bulan Juni, saya mengusulkan haul bagi ulama Betawi yang telah memberikan kontribusi besar dalam penyebaran agama Islam di Jakarta,” tuturnya.

Gubernur Pramono menjelaskan, tidak banyak provinsi seperti DKI Jakarta yang memiliki kehidupan keagamaan yang kuat. Ia meyakini kondisi tersebut tidak lepas dari jasa para ulama yang berkontribusi dalam syiar Islam, khususnya di Jakarta.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar haul ulama Betawi di Monas. Dengan jumlah ulama yang banyak, kegiatan itu diperkirakan melibatkan 50 hingga 100 ulama untuk didoakan bersama.

Menurut Gubernur Pramono, kegiatan tersebut akan membawa manfaat bagi masyarakat maupun Pemprov DKI Jakarta. “Sebagai Gubernur Jakarta, saya meyakini hubungan yang baik antara ulama, umara, dan masyarakat akan membawa ketenangan serta kesejukan bagi kita semua,” ujarnya.

Gubernur Pramono juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) hingga tingkat kelurahan. Para pemenang rencananya akan dihadiahi umrah. “Ini akan jauh lebih meriah sekaligus menjaring bakat hingga tingkat kelurahan, kecamatan, bahkan mungkin RT/RW. Ini menjadi hal yang baik bagi kita semua,” katanya.

Terkait kegiatan buka bersama di Masjid Jami Al Istiqomah, Gubernur Pramono memberikan apresiasi kepada ulama setempat. Menurutnya, masjid tersebut menunjukkan peran penting sebagai ruang ibadah, penopang moral spiritual masyarakat, serta perekat persaudaraan warga.

“Saya yakin ulama yang mendirikan masjid ini adalah sosok yang mendapat syafaat karena doa yang tidak pernah putus dari siapa pun yang datang ke tempat ini,” pungkasnya.