GRESIK | lampumerah.id – Petrokimia Gresik resmi meluncurkan tim bola voli putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) untuk menyambut kompetisi bergengsi Proliga 2026.
Tim ini mendatangkan pelatih asing, Alessandro Lodi dari Italia sejak awal untuk meraih prestasi lebih baik dari ajang Proliga tahun sebelumnya.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob pada saat Grand Launching GPPI di Gresik menyampaikan tahun ini adalah kesempatan terbaik bagi GPPI untuk meraih juara Proliga setelah 23 musim keikutsertaanya.
“Selama ikut Proliga kita hanya meraih prestasi tipis-tipis. Tidak pernah kita Juara I, yang ada kita hanya Runner Up sampai enam kali. Musim ini adalah yang terbaik bagi kita untuk meraih Juara I,” tandas Daconi.
Terkait target Juara Proliga 2026, menurut Daconi, sebagai target realistis. Dalam Proliga 2025, tim sukses meraih posisi juara II, serta meraih pencapaian luar biasa antara lain Juara I Livoli Divisi Utama sekaligus sebagai Hat-Trick Champions Livoli Divisi Utama.
“Proliga 2026 bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang memperjuangkan nama besar Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di kancah olahraga nasional,” terangnya
Sementara Bupati Gresik, sekaligus Penasihat PBVSI Gresik, Fandi Akhmad Yani berharap tim ini keluar sebagai juara sesuai target yang diharapkan manajemen dan masyarakat Gresik.
“Kami memberikan support tim ini dalam menghadapi Proliga 2026. Semoga bisa Juara I,” ujarnya singkat.
GPPI akan mengikuti Proliga tahun 2026 mulai 8 Januari hingga 26 April 2026 di 11 kota. Yaitu Pontianak, Medan, Bandung, Gresik, Malang, Bojonegoro, Bogor, Surabaya, Solo, Semarang dan Yogyakarta.
Ada 7 tim voli yang akan berkompetisi, antara lain Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta Elektrik PLN, Bandung Bank BJB Tandamata, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Livin Mandiri, dan Medan Falcons.
GPPI juga dipercaya untuk menjadi tuan rumah pada Proliga 2026 Putaran ke I dan II yaitu pada 29 Januari – 2 Februari 2026.


