GRESIK | lampumerah.id – Memperingati Hari Ulang Tahun ke 80, Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Pemerintah Kabupaten Gresik, menggelar rangkaian Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025.

Kegiatan yang diikuti ribuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari tingkat SD hingga SMA se-Jawa Timur, dipusatkan di Lapangan Wisma Ahmad Yani Semen Gresik, Rabu (17/9) pagi dan akan berlangsung selama lima hari.

Jumbara resmi dibuka Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, bersama Ketua PMI Jatim Imam Utomo, didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Wagub Emil menegaskan, ajang ini penting untuk membentuk kader PMR yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki semangat kerelawanan yang tinggi.

Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan PMI, menjadi elemen penting dalam bidang kemanusiaan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada PMI Provinsi Jawa Timur. Semoga PMI semakin menjadi lembaga yang terus menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan hadir membantu masyarakat Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Ketua PMI Jatim Imam Utomo menegaskan kegiatan ini bukan hanya perayaan, melainkan sarana melahirkan kader PMR terbaik yang nantinya akan dikirim ke tingkat nasional.

“PMI lahir untuk terus mengabdi bagi kemanusiaan, dan tugas itu tidak akan pernah berhenti selama manusia masih membutuhkan uluran tangan,” jelasnya.

Sedangkan saat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik, suasana semakin hangat dengan hadirnya jajaran PMI Jawa Timur, antara lain, Dewan Kehormatan PMI Jatim, Supriyanto, Wakil Ketua PMI Jatim, Subagio, Ketua Bidang Relawan PMI Jatim, Zainal Abidin. Dari Kabupaten Gresik, turut hadir Ketua PMI Gresik H. Achmad Nadlir beserta jajaran pengurus lainnya.

Sebagai wujud kepedulian, kegiatan diisi dengan penyerahan 50 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, parade budaya dari PMR 38 kabupaten/kota se Jawa Timur yang menjadi daya tarik utama, menampilkan ragam tradisi daerah sekaligus mempererat persaudaraan antar relawan muda.

Dalam parade budaya ini, PMR Kabupaten Gresik tampil dengan mengusung tema “Mari Kita Mengurangi Penyebaran Penyakit”, sebagai ajakan menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.