SIRABAYA | lampumerah.id —  Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mohammad Yasin dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sherlita Ratna Dewi Agustin, menghadiri peluncuran kolaborasi Pemanfaatan Sistem Data Registrasi Sosial Ekonomi.

Acara bertajuk “Mewujudkan Satu Data menuju Indonesia Emas 2045” ini, diikuti sejumlah pimpinan kementerian, lembaga, gubernur se-Indonesia, dan kepala bappeda provinsi se-Indonesia. Tujuannya  mensosialisasikan hasil pendataan Regsosek yang telah siap dimanfaatkan lintas kementerian lembaga dan pemerintah daerah.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyampaikan Data Regsosek ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk optimalisasi perencanaan pembangunan, serta pemanfaatan program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Presiden  menyampaikan pelaksanaan reformasi sistem perlindungan sosial, diharapkan dapat memperbaiki basis data penerima manfaat atas belanja-belanja sosial. Sehingga dengan data Regsosek ini, mudah-mudahan kita bisa mengatasi kemiskinan ekstrem dan tentu kemiskinan pada umumnya,” ujar
Suharso Monoarfa.

Dalam kesempatan ini secara simbolis diserahkan Hak Akses Data Regsosek, kepada perwakilan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, Badan Pusat Statistik, BPJS Ketenagakerjaan, dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Juga diserahkan secara simbolis, Hak Akses Data Regsosek kepada Provinsi Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Gorontalo, Kabupaten Garut dan Kabupaten Halmahera Tengah. (vin)