JAKARTA | lampumerah id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)
mendapat penghargaan Indonesia Best Companies In HSE Implementation 2026, yang diserahkan Managing Director SPOT Corporate Communication (SWA Media Group), Teguh Poeradisastra kepada General Manager of SHE SIG, Harry Ghautama di Jakarta, baru-baru ini

Penghargaan itu didapat, karena SIG dalam menjalankan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdampak positif pada pencapaian zero fatality (insiden yang menyebabkan kematian atau fatalitas) pada 2025, serta peningkatan efisiensi biaya dan produktivitas kerja,

SIG masuk dalam kategori Perusahaan Manufaktur dianugerahi penghargaan predikat Excellent, merupakan predikat tertinggi pada ajang bergengsi tersebut.

Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 diberikan kepada perusahaan yang menunjukkan kinerja unggul dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik, termasuk dalam aspek K3 dan keberlanjutan.

Penilaian dilakukan oleh profesional berpengalaman dan akademisi terkemuka di bidang K3 melalui berbagai parameter ketat, mencakup kepatuhan terhadap regulasi, strategi, dan inovasi dalam implementasi HSE (Health, Safety, and Environment), serta dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, penghargaan ini merupakan pengakuan sekaligus apresiasi atas komitmen SIG dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip HSE sebagai bagian fundamental dari setiap aktivitas Perusahaan.

“Prestasi membanggakan ini hasil kerja keras dari tim HSE serta seluruh Insan SIG yang bersama-sama telah meningkatkan budaya K3, dan menjadi motivasi bagi SIG untuk terus meningkatkan implementasi SMK3 guna menjaga keselamatan pekerja, melindungi lingkungan, dan memastikan keberlanjutan bisnis,” kata Vita Mahreyni nelalui rilis yang diterima redaksi.

Salah satu upaya SIG memperkuat budaya keselamatan kerja adalah, melalui implementasi VSL (Visible Safety Leadership), juga melalui Corporate Life Saving Rules (CLSR) yang lebih implementif melalui New CLSR: Safety Golden Rules dan CLSR IP, Standarisasi Pedoman SMK3 dan Prosedur Health & Safety, Standarisasi Praktik K3, program Safety Academy dan pelaporan K3 melalui aplikasi SHESIG, pelaksanaan SHE Leader’s Talk, serta penerapan CSMS (Contractor Safety Management System) kepada semua kontraktor.

“SIG berkomitmen menempatkan K3 sebagai nilai utama di semua level selain untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan Penyakit Akibat Kerja (PAK), juga memastikan kenyamanan karyawan dan mitra Perusahaan dalam bekerja sehingga lebih optimal dan produktif,” ujar Vita Mahreyni.

Tinggalkan Balasan