Jakarta | lampumerah,id – David Herson seorang tokoh muda nasional mengecam keras tindakan pembubaran ibadah di Gereja GMS Bantul yang terjadi pada Minggu, (25/5/26) di tengah semangat bangsa menjaga persatuan dan toleransi antar umat beragama. Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya melukai perasaan umat yang sedang beribadah, tetapi juga mencederai nilai kebebasan beragama yang dijamin oleh konstitusi negara.
David Herson menyebut, Indonesia adalah rumah besar bagi seluruh rakyat tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang. Karena itu, segala bentuk intimidasi dan upaya menghalangi warga negara untuk beribadah merupakan tindakan yang bertentangan dengan semangat Pancasila dan kebhinekaan.
“Tidak boleh ada rasa takut untuk beribadah di negeri sendiri. Ketika ibadah dibubarkan, yang sedang diserang bukan hanya satu kelompok, tetapi juga persatuan dan kesatuan bangsa serta nilai kemanusiaan,” tegasnya, sebagaimana dikutip dari lansiran Suara Rakyat pada Senin, (26/5/26).
Ia juga menyoroti pentingnya semua pihak, termasuk aparat dan tokoh masyarakat, untuk hadir menjaga kedamaian dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali. Baginya, toleransi bukan sekadar slogan, tetapi sikap nyata dalam menghormati hak sesama warga negara.
David Herson mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh kelompok-kelompok intoleran yang ingin memecah persaudaraan bangsa.
“Bahwa Indonesia berdiri kuat karena keberagaman, dan seluruh anak bangsa memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kerukunan serta menghormati kebebasan setiap orang dalam menjalankan ibadahnya,” tegas Herson.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


