GRESIK | lampumerah.id – Patroli dini hari yang dilakukan jajaran Sat Samapta Polres Gresik berhasil mengamankan 21 pemuda, saat melakukan konvoi Sahur on the Road (SOTR) di wilayah Kebomas, Jumat (13/3) sekitar pukul 01.30 WIB.
Aksi konvoi tersebut terdeteksi sekitar pukul 01.30 WIB, setelah adanya laporan masyarakat yang merasa resah melihat rombongan pemuda berkaus hitam melintas sambil membawa bendera berukuran besar.
Menindaklanjuti laporan itu, tim patroli Rainmas Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik langsung bergerak dan berhasil mencegat rombongan tersebut di depan UPT SMP Negeri 20 Kebomas, Jalan Mayjen Sungkono.
Polisi mengamankan 21 pemuda beserta 10 unit sepeda motor serta sejumlah atribut bendera yang mereka bawa.
Hasil pemeriksaan, seluruh pemuda berstatus pelajar dari Gresik. Mereka mengaku hendak sahur bersama dengan berkeliling kota.
Namun saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diketahui sebagian dari mereka dalam keadaan mabuk karena terpengaruh minuman keras.
Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Satriyono, menyayangkan tindakan para pelajar tersebut yang justru melakukan aktivitas negatif di bulan Ramadan.
“Dari hasil penggeledahan petugas menemukan satu botol minuman keras jenis arak. Sangat disayangkan, niatnya sahur bersama, tetapi justru ada yang mabuk-mabukan,” ujarnya.
Dari penindakan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 10 unit sepeda motor, tiga bendera besar berwarna hitam, dua batang bambu yang digunakan sebagai tongkat bendera, serta satu botol minuman keras jenis arak.
Seluruh pemuda kemudian dibawa ke Mapolres Gresik untuk didata dan diberikan pembinaan. Polisi mengambil langkah tegas namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif.
Sebanyak 18 pelajar yang tidak terbukti mabuk diperbolehkan pulang setelah menjalani pendataan. Sementara tiga pelajar yang mabuk, diwajibkan memanggil orang tua masing-masing untuk menjemput di Mapolres Gresik. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan tertulis, untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


