GRESIK | lampumerah.id – Mengawal musim tanam, Petrokimia Gresik (PG) menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton. Ketersediaan ini menjadi salah satu indikator kesiapan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi dan menjamin ketersediaan pupuk bagi petani.

Sementara itu, per 10 Mei 2026 PG memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi tetap terjaga terdiri dari Urea bersubsidi sebesar 32.054 ton, NPK Phonska 166.324 ton, pupuk organik Petroganik sebesar 16.611 ton, ZA 2.720 ton, dan SP-36 1.939 ton.

Bahkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi nasional per 10 Mei 2026 mencapai 3,46 juta ton atau 35 persen dari total alokasi tahun 2026 sebesar 9,85 juta ton. Realisasi tersebut juga tercatat lebih tinggi 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

“Stok ini telah tersedia pada jaringan distribusi Pupuk Indonesia (PI) dan siap disalurkan kepada penerima di PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah). Petani tidak perlu khawatir, musim tanam April–September bisa dijalani dengan optimal,” ujar Direktur Utama PG, Daconi Khotob.

Daconi menyampaikan, PG bersama Pupuk Indonesia (PI) telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi, sekaligus memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani selama musim tanam berlangsung.

Berbagai langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi fasilitas produksi dan operasional perusahaan untuk menjaga kontinuitas produksi pupuk, penguatan stok pupuk bersubsidi, serta dukungan jaringan distribusi nasional Pupuk Indonesia Group agar pupuk tersedia tepat waktu bagi petani.

Tinggalkan Balasan