GRESIK | lampumerah.id – Petrokimia Gresik sekarang tengah menjalankan strategi pemasaran yang inovatif, dan berorientasi pada pelanggan.
Direktur Keuangan & Umum PT Petrokimia Gresik (Persero) Adityo Wibowo mengatakan, salah satu implementasi strategi pemasaran tersebut adalah Petrospring: Smart Precision Farming Service,.
Yaitu layanan pertanian presisi, yang mengintegrasikan pendampingan agronomis dengan pemanfaatan teknologi drone.
“Program ini membantu petani menerapkan pemupukan secara lebih cepat, tepat, dan efisien. Sepanjang periode 2024 hingga 2026, Petrospring telah mencakup lahan seluas 5.683 hektare, melayani 458 pelanggan, serta melibatkan 29 mitra korporasi,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.
Selain itu, Petrokimia Gresik juga mengembangkan Pestani, platform community-based marketing yang mengintegrasikan product trial, farmer engagement, dan commercial activation dalam satu model aktivasi yang terukur.
Melalui pendekatan mini demplot, petani memperoleh pengalaman langsung menggunakan produk, membuktikan hasilnya di lapangan, membangun interaksi dalam komunitas, sekaligus membuka peluang pembelian lanjutan.
Hingga saat ini, Pestani telah melibatkan 982 petani dari 19 daerah di Pulau Jawa untuk lima komoditas, yaitu melon, semangka, cabai rawit, kentang, dan bawang merah. Program ini juga telah membentuk 25 komunitas petani baru dengan peningkatan produktivitas hingga 18 persen.
Menurut Adit, capaian tersebut menunjukkan strategi pemasaran harus berjalan beriringan dengan penciptaan nilai bagi pelanggan. Karena itu, Petrokimia Gresik akan terus memperkuat pendekatan berbasis data, teknologi, serta kebutuhan pasar untuk menciptakan hubungan pelanggan yang berkelanjutan.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat integrasi smart farming dan smart marketing. Tujuannya bukan hanya meningkatkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan solusi yang kami hadirkan benar-benar memberikan manfaat bagi petani,” tandasnya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


