GRESIK | lampumerah.id – Polres Gresik kini gencar mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui sosialisasi dan edukasi kepada warga di kawasan hutan Panceng, Kabupaten Gresik.
Sosialisasi yang berlangsung di Petak 88 RPH Panceng, kawasan wengkon LMDH Sumber Lestari, Dusun Larangan, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng. Sabtu (12/9), dihadir Ps. Kanit Binmas Polsek Panceng Bripka Ahmad Wahyu Afrian, perwakilan RPH Panceng BKPH Kranji KPH Tuban Edi Purwono, tokoh agama K.H. Kholili, perwakilan LBH Panceng Sri Kurniasih, staf PT KTM Shohibi, staf PT WDM Rohman, 20 masyarakat hutan Panceng, serta 10 anggota paguyuban warung sekitar Hutan Panceng (Magersari).
Bripka Ahmad Wahyu Afrian, mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi vegetasi yang mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, membuang puntung rokok di kawasan hutan, maupun melakukan aktivitas lain yang dapat memicu munculnya api,” ujarnya.
Menurutnya, kebakaran dapat bermula dari hal kecil yang kemudian dengan cepat merambat apabila kondisi lingkungan kering dan angin cukup kencang. Karena itu, kewaspadaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mencegah Karhutla.
“Pencegahan bukan hanya tugas kepolisian atau Perhutani, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Jika melihat titik api atau adanya potensi kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya.
Masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan kepolisian apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan cepat.
Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 110 atau Hotline Lapor Kapolres Gresik (Cak Rama) 0811-8800-2006.
Warga kawasan hutan maupun para pelaku usaha warung Magersari,q menyatakan kesiapan untuk turut menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan Panceng.
Sinergi antara kepolisian, Perhutani, pemerintah, pelaku usaha, tokoh masyarakat dan warga diharapkan mampu memperkuat sistem pencegahan sejak dini.
Dengan kepedulian bersama, kawasan Hutan Panceng diharapkan tetap aman, hijau dan terhindar dari ancaman Karhutla.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


