GRESIK | lampumerah.id – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sukorejo Kecamatan Kebomas memang luar biasa. Mereka berhasil menerjemahkan program ketahanan pangan sekaligus peningkatan gizi, melalui peternakan puyuh.
Bahkan saking melubernya produksi telur puyuhnya, Bumdes sampai membagikan secara gratis untuk siswa lembaga pendidikan di desa setempat.
Siswa yang mendapat jatah gratis telur puyuh, sebanyak 141 siswa berasal dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Telur puyuh hasil peternakan Bumdes tersebut juga dibagikan kepada anak yatim dan warga kurang mampu. Dengan demikian, hasil usaha desa dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kepala Desa Sukorejo, Fathkur Rohman, mengatakan telur puyuh yang dibagikan merupakan hasil produksi peternakan Bumdes Sukorejo. Saat ini, peternakan tersebut memiliki sekitar 350 ekor burung puyuh, yang setiap hari menghasilkan telur sekitar 3,5 kilogram.
Menurutnya, pembagian telur puyuh tersebut tidak hanya menjadi bagian dari program ketahanan pangan desa, tetapi juga sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah.
“Tujuannya untuk membantu siswa sekolah, supaya meningkatkan gizi anak sekolah biar lebih cerdas,” tuturnya.
Pemdes Sukorejo berencana menjadikan pembagian telur puyuh sebagai kegiatan rutin setiap Jumat.
“Harapan ke depan, kegiatan ini berlanjut terus. Makanya kami berterima kasih kepada para donatur yang telah membeli telur puyuh, dan kita bagikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Pemdes Sukorejo juga memanfaatkan peternakan puyuh tersebut untuk menggerakkan perekonomian warga.
Telur puyuh dijual kepada masyarakat sekitar Rp 31.000, sementara harga di pasaran mencapai sekitar Rp37.000.
Selisih harga tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi warga, untuk menjual kembali telur puyuh sekaligus memperoleh tambahan penghasilan.
“Ada sekitar 10 warga yang beli untuk dijual kembali. Keuntungannya lumayan untuk menambah pemasukan mereka yang kebanyakan janda-janda,” jelas Fathkur.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


