GRESIK | lampumerah.id – Dusun Singorejo Desa Dahanrejo Kecamatan Kebomas, mewakil Kabupaten Gresik untuk maju dalam Penilaian Intensif (PIN) Siskamling Jogo Jawa Timur 2026.

Kepala Desa Dahanrejo, H. Mochammad Hasan, mengatakan Singorejo dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan dalam pengelolaan keamanan lingkungan.

“Keikutsertaan ini bukan semata-mata untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Persiapan pun dilakukan, bukan hanya membenahi pos Kamling, tetapi juga memastikan administrasi, kelembagaan, sarana-prasarana dan keterlibatan warga dalam Siskamling berjalan.

Kegiatan ronda dilakukan setiap malam, di pos Kamling masuk Dusun Singorejo juga dipasang portal dan sejumlah kamera pengawas (CCTV).

Khafid, pengurus pos Kamling mengaku, kegiatan tersebut sudah berjalan sebelum Singorejo ditunjuk mengikuti penilaian tingkat Jawa Timur.

“Ada petugas tetap dan asli warga Singorejo, beberapa warga ada yang ikut keliling kampung untuk ronda. Jika audah jam 22:00 WIB, kita berlakukan sistem satu pintu,” katanya.

Warga juga diberi kartu pintar berbasis nirkontak (contactless), untuk mengakses pintu masuk ke Dusun Singorejo yang berlaku mulai pukul 22:00 hingga 05:00 WIB.

Bhabinkamtibmas Desa Dahanrejo Rustam Efendi, mengakui keberadaan Siskamling membantu memperkuat pengawasan lingkungan karena warga menjadi pihak pertama yang mengetahui kondisi di sekitar tempat tinggalnya.

“Siskamling sangat penting guna membuat kenyamanan dan keamanan warga, karena yang mengetahui keadaan setempat adalah warga itu sendiri,” ujarnya.

Ivo Muchlison salah satu warga, menyebut ronda bukan sekadar kewajiban namun menciptakan rasa aman dan nyaman menjadi prioritas warga.

“Pernah ada kejadian alang alang terbakar, tapi tidak sempat membesar karena ketahuan terlebih dulu oleh warga yang sedang ronda karena di pos juga ada alat pemadam kebakaran,” katanya.

Tinggalkan Balasan