GRESIK | lampumerah.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka Pelatihan Usaha untuk Pemberdayaan Ekonomi Program Bunda Puspa di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik.
Pelatihan diikuti tim pelaksana Bunda Puspa, Universitas Airlangga, camat dan kader Bunda Puspa, Fatayat, Aisyiyah, GOW dan Puspa Pinatih.
Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan melalui penguatan kapasitas dan kemandirian ekonomi.potensi ekonomi yang dimiliki perempuan di masyarakat sangat besar dan perlu terus dioptimalkan.
Karena itu, Bunda Puspa diharapkan tidak hanya menjadi ruang belajar dan peningkatan keterampilan, tetapi juga mampu melahirkan perempuan yang semakin mandiri dan berdaya secara ekonomi.
“Yang saya inginkan, kader-kader Bunda Puspa kesejahteraannya semakin naik. Ketika pelatihan ini memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat, maka peran Dinas KBPPPA menjadi sangat penting untuk mengoordinasikan seluruh elemen, baik internal maupun eksternal,” ujarnya.
Bupati mendorong sinergi dengan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan, agar alumni Bunda Puspa dapat diarahkan menjadi pelaku usaha. Pendampingan dapat melalui fasilitasi legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), akses permodalan, hingga pengembangan usaha.
Program Bunda Puspa telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Gresik sejak 2022.
“Sekarang kita harus melihat, apakah lulusan atau alumni Bunda Puspa sudah memberikan dampak di tengah masyarakat. Itu yang harus kita kawal bersama,” kata Bupati Yani.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


