Bekasi | Lampumerah.id – Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi menutup sebanyak 30 titik putar balik (U-Turn) di jalur Pantura wilayah Kabupaten Bekasi. Penutupan dilakukan mulai Kamis (12/3/2026) pukul 09.00 WIB sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik menjelang Operasi Ketupat Jaya 2026.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono mengatakan, langkah tersebut diambil untuk mengurangi hambatan lalu lintas serta meminimalisir potensi kecelakaan di jalur utama tersebut.
“Untuk U-Turn di jalur Pantura itu cukup banyak, ada 30 titik. Mulai jam 9 pagi sudah dilaksanakan penutupan oleh unit Kamsel, Satlantas, dan Dinas Perhubungan,” ujar Sugihartono saat wawancara di Polres Metro Bekasi, Kamis (12/3/2026).
Menurut Sugihartono, keberadaan U-Turn menjadi salah satu penyebab kemacetan karena menimbulkan hambatan selama arus mudik. Selain itu, titik putar balik juga kerap menjadi lokasi rawan kecelakaan lalu lintas.
“Pertama itu menghambat, jadi hambatan samping. Kedua, juga menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Sehingga kita laksanakan penutupan sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026,” jelasnya.
Meski demikian, tidak semua U-Turn ditutup secara permanen. Sejumlah titik yang dinilai penting untuk mobilisasi kendaraan masih dibiarkan terbuka dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
“Ada beberapa yang tidak ditutup karena pertimbangan mobilisasi kendaraan untuk manuver, jadi sifatnya situasional,” kata Sugihartono.
Ia menambahkan, pihaknya telah menginventarisasi sejumlah U-Turn liar yang sebelumnya kerap digunakan pengendara. Penanganannya dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan yang menyiapkan beton barrier untuk menutup titik-titik tersebut.
“Yang liar kemarin sudah kita inventarisir. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan yang memiliki beton barrier. Nanti setelah Operasi Ketupat akan kita evaluasi mana yang perlu dipertahankan ditutup secara permanen,” ungkapnya.
Penutupan U-Turn ini direncanakan berlaku selama pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang berlangsung hingga 25 Maret dan kemungkinan diperpanjang hingga 29 Maret 2026.
Adapun beberapa titik yang dinilai krusial dan rawan kemacetan di wilayah Bekasi antara lain kawasan Indo Portland, Pasar Induk Cibitung, serta Sentra Grosir Cikarang (SGC). Selain itu, titik di jalur Kalimalang tepatnya di kawasan Taman Legenda juga menjadi perhatian petugas.
Polisi pun mengimbau masyarakat untuk mematuhi pengaturan lalu lintas selama masa penutupan U-Turn, terutama selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Tetap tertib berlalu lintas dan utamakan warga yang akan melaksanakan mudik. Mudik itu sudah menjadi rangkaian ibadah Ramadan di Indonesia. Untuk masyarakat yang terdampak penutupan U-Turn, mohon diikuti dulu selama operasi berlangsung,” tandas Sugihartono.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


