GRESIK | lampumerah.id – Aksi patroli sahur yang melibatkan remaja dari
Desa Banyutengah dan Desa Campurejo Kecamatan Panceng, berujung tawuran Jumat (28/2) dini hari.
Akibat kejadian tersebut, dua pemuda dilaporkan mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam. Bahkan salah satunya harus menjalani operasi saat itu juga, karena bagian perutnya mengalami luka bacok serius.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, tampak ratusan remaja berkumpul di perbatasan kedua desa. Awalnya, mereka saling melempar bom air yang dimasukkan ke dalam kantong plastik.
Situasi kemudian memanas ketika kedua kelompok saling berhadapan mulai terlibat adu mulut hingga berujung tawuran. Aksi tersebut bahkan sempat disiarkan secara langsung, melalui media sosial.
Dalam rekaman video amatir lainnya, terlihat seorang pria membawa senjata tajam jenis pedang yang diduga digunakan saat bentrokan terjadi.
Kanit Reskrim Polsek Panceng, Aipda Yudi Setiawan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua korban luka, keduanya teridentifikasi warga Desa Campurejo.
Korban pertama bernama M Ruhul Madani (25), mengalami luka gores. Sementara korban kedua, Agung Wahyu Pratama (24), mengalami luka robek di bagian perut akibat sabetan senjata tajam.
“Untuk pelaku yang diduga menyabet korban berinisial S, warga Desa Banyutengah. Setelah kejadian, yang bersangkutan melarikan diri,” ujar Yudi.
Polisi masih melakukan penyelidikan, untuk mengungkap penyebab pasti tawuran tersebut sekaligus memburu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan itu.


