GRESIK | lampumerah.id – Petrokimia Gresik berhasil meningkatkan produktivitas petani melon di wilayah Pantura Jawa Timur hingga 10 persen, melalui program “Pestani Melon Pantura”.
Program yang diikuti oleh 210 petani ini, juga mendorong peningkatan pendapatan petani rata-rata sebesar 15 persen dalam satu siklus budidaya.
Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menyampaikan program Pestani ini merupakan stimulus untuk mendorong petani meningkatkan produktivitas dan kualitas melon, serta pendapatan mereka.
“Progam ini menjadi gerakan kolaboratif antara Petrokimia Gresik dan petani. Di sini dapat kita saksikan bahwa inovasi, disiplin budidaya dan penggunaan pupuk yang tepat mampu menghasilkan melon dengan ukuran besar dan rasa manis yang optimal,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.
Pestani Melon Pantura merupakan ajang kompetisi budidaya melon yang melibatkan petani mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga panen. Pesertanya petani dari wilayah Pantura, mulai Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Ngawi, hingga Kabupaten Gresik.
Peserta mendapatkan dukungan sarana produksi pertanian dari Petrokimia Gresik, di antaranya pupuk Phonska Lite, K-Plus, Phonska Cair, Phosgreen, ZA Plus, dan Petro Biofertil.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


