GRESIK | lampumerah.id – Satreskrim Polres Gresik akhirnya berhasil menangkap terduga pelaku utama pembacokan, saat patroli sahur yang melibatkan warga Desa Banyutengah dan Desa Campurejo Kecamatan Panceng, Jumat (27/2) dini hari.
Pelaku yang diketahui bernama S alias Dien Maling, warga Desa Banyutengah diringkus di wilayah Paciran Kabupaten Lamongan, Jumat (27/2) malam.
Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, mengonfirmasi penangkapan tersebut setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai keberadaan pelaku.
“Sekitar pukul 23.40 WIB, anggota Resmob mendapatkan informasi pelaku berada di sekitar Kecamatan Paciran. Pelaku S kemudian diamankan dengan didampingi pihak keluarganya, dan langsung dibawa ke Polres Gresik untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Arya Widjaya.
Sebelum pelaku ditangkap, pasca bentrok warga Desa Campurejo mendatangi rumah pelaku di Desa Banyutengah. Karena tidak menemukan pelaku, massa bergerak ke rumah pelaku satunya di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.
Karena pelaku kembali tidak ditemukan, membuat massa tersulut emosi. Mereka secara spontan mencoba membakar rumah pelaku yang di Desa Tlogosadang.
Setelah pelaku berhasil ditangkap, situasi di lokasi kejadian kini telah berangsur kondusif namun tetap di bawah pengawasan aparat keamanan.
Polisi saat ini masih melakukan pendalaman, untuk mengetahui motif utama di balik penggunaan senjata tajam dalam tradisi patroli sahur tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, insiden berdarah ini bermula saat kelompok remaja dari Desa Banyutengah dan Desa Campurejo melakukan aktivitas patrol sahur di perbatasan desa, Jumat (27/2) dini hari
Situasi berubah mencekam akibat aksi saling lempar bom air plastik, yang memicu adu mulut hingga berujung tawuran massal.
Dalam bentrokan tersebut, pelaku Saifuddin diduga menggunakan senjata tajam jenis pedang yang mengakibatkan dua pemuda Desa Campurejo menjadi korban, yakni M. Ruhul Madani (25) mengalami luka gores, dan Agung Wahyu Pratama (24) luka robek serius di bagian perut sehingga mendapat tindakan medis operasi di RSUD Ibnu Sina Gresik.


