Bekasi | Lampumerah.id – Dalam upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan serta membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif, kepolisian melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Ponpes Al-imaroh di Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi,”pada Selasa (23/2/2026).

‎‎Dalam kunjungan itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni didampingi Kapolsek Cikarang Barat, pejabat utama Polres Metro Bekasi, serta jajaran fungsi Binmas dan Sat Narkoba. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pengurus yayasan, para ulama, dewan guru, serta ratusan santri yang mengikuti kegiatan silaturahmi di aula yayasan.

Momentum ini menjadi ruang komunikasi yang positif antara kepolisian, tokoh agama, serta dunia pendidikan dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus memberikan motivasi kepada para pelajar.

‎Ketua Yayasan Al Imaroh, KH. Solehun Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Metro Bekasi yang dinilai memberikan semangat dan motivasi bagi para santri dalam menempuh pendidikan serta membangun karakter.

‎“Kehadiran Ibu Kapolres menjadi kebanggaan bagi kami dan para santri. Semoga silaturahmi ini semakin memperkuat sinergi dalam pembinaan generasi muda serta mendukung upaya pencegahan narkoba dan kenakalan remaja,” ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi KH. Suryadi Zaini menekankan pentingnya menjadikan sosok inspiratif sebagai motivasi bagi para pelajar untuk meraih kesuksesan.

‎“Santri harus bangga menuntut ilmu di pesantren. Dengan kedekatan bersama tokoh dan pemimpin yang sukses, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk meraih cita-cita dan berkontribusi bagi bangsa,” ungkapnya.

‎Dalam sambutannya, Kapolres Metro Bekasi menegaskan bahwa kunjungan ke sekolah dan pondok pesantren merupakan bagian dari pembinaan preventif guna melindungi generasi muda dari pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.

‎“Kami hadir untuk memastikan generasi muda dapat meraih cita-cita tanpa terganggu pergaulan negatif. Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penyemangat dan sahabat bagi para pelajar,” kata Sumarni.

‎Ia juga mengingatkan para santri agar berani bermimpi besar, menjaga akhlak, serta memanfaatkan momentum pendidikan sebagai bekal menghadapi tantangan bonus demografi dan persaingan global.

‎“Jangan pernah ragu bermimpi tinggi. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak, serta jauhi narkoba, bullying, dan kekerasan. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda hari ini,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan ketahanan pangan, serta peran masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Para siswa juga diperkenalkan layanan darurat kepolisian 110 sebagai sarana cepat memperoleh bantuan.