GRESIK | lampumerah.id – Perjalanan spiritual selama bekerja di Gresik, telah mengantarkan Wen Chao (38) seorang pekerja asal Tiongkok, untuk menjadi seorang mualaf.
Prosesi mengucapkan dua kalimat syahadat dipimpin langsung Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, di Kantor MUI Kabupaten Gresik, Rabu (11/3), atau bertepatan dengan 21 Ramadhan 1447 H.
Kepada Wen Chao Kiai Rofiq menyampaikan sejumlah nasihat agar mulai belajar serta mempraktikkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, dan memahami rukun Islam.
“Setelah mengucap dua kalimat syahadat, hendaknya mulai belajar dan mempraktikkan ajaran Islam terutama rukun Islam setelah syahadat, yaitu sholat lima waktu, puasa, zakat dan haji bila mampu,” ujar Kiai Rofiq.
Kiai Rofiq juga mengatakan, memeluk Islam tidak hanya sebatas pengakuan secara lahiriah, tetapi harus diiringi dengan keyakinan yang kuat dalam hati.
“Islam itu bukan sekadar agama yang diyakini secara dhohir (tampak), namun juga secara batin, yaitu iman harus yakin bahwa Islam adalah agama yang benar menurut dirinya,” tambahnya.
Kiai Rofiq mengingatkan perbedaan keyakinan dengan keluarga, merupakan hal yang mungkin terjadi bagi seorang mualaf. Untuk itu, Kiai Rofiq berpesan agar hubungan baik dengan keluarga tetap dijaga, meskipun terdapat perbedaan keyakinan.
Wen Chao yang bekerja di PT. Xinyi Glass Factory di Kompleks JIIPE Manyar, mengaku sebelum datang ke Indonesia, tidak pernah terpikir sedikit pun untuk memeluk agama Islam.
“Sebelum ke Indonesia tidak ada pikiran sama sekali untuk memeluk agama Islam,” ungkap Wen Chao melalui rekannya sebagai penerjemah.
Ketertarikannya muncul ketika melihat rekan-rekan kerjanya yang beragama Islam, menjalankan keyakinannya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Cerita ini bermula ketika akhir tahun 2025, saya melihat banyak teman yang beragama Islam, dan menjalankan keyakinannya, sehingga saya mulai tertarik untuk belajar tentang Islam,” ujarnya.
Menurut Wen Chao, proses tersebut tidak terjadi secara instan. Ia mulai mempelajari Islam secara perlahan dari lingkungan sekitarnya serta berinteraksi dengan teman-teman muslim. Setelah melalui proses pembelajaran selama beberapa bulan, ia akhirnya merasa yakin untuk memeluk agama Islam.
Turut hadir pula menjadi saksi ikrar mualaf tadi, Sekretaris Umum Makmun, M.Ag, Ketua Bidang Dakwah Drs. Nur Fakih, Sekretaris Komisi Fatwa KH. Fathoni Muhammad, Lc., serta anggota Komisi Seni Didik Hendriyono, S.Pd.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


