Bekasi | Lampumerah.id – Sejumlah rumah yang berada di Kampung Kaum RT 01 RW 05, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, ambruk akibat tergerus aliran Kali Cikarang.
Dari pantauan awak media pada (30/3), sedikitnya 4 unit rumah permanen yang ada di bantaran kali, sebagain hilang terbawa arus aliran sungai Cikarang, salah satunya rumah janda tua bernama Mumun, dingding dapur dan ruang keluarga ambruk akibat abrasi yang semakin meluas.
”Awalnya jarak dingding belakang rumah dengan sungai sekitar 7 meter, erosi sungai semakin meluas, bahkan ditaksir 700 meteran tanah dari empat rumah ini sudah sudah ambruk,”kata Puput anak dari janda tua bernama Mumun kepada wartawan.
Disebutkan, erosi ini bukan baru terjadi tetapi sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir, dan yang terparah di bulan Juli 2025.
Puput menyebutkan bukan hanya rumah orang tuanya, bahkan ada 3 rumah mengalami yang sama yang tinggal di pinggir sungai ini sudah tidak bisa di huni lagi rumah mereka.
”Kalau sekarang sih saya sama orang tua, tinggal di rumah kontrakan, yang lain juga sudah pada pindah, kan rumahnya sudah tidak bisa ditempatin, liat sendiri kan dapur sama ruang kumpul sudah hilang,”ucap Puput kepada wartawan, Senin (30/3) sore.
Oleh karena itu, ia berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah Kabupaten Bekasi
“Kita berharap kepada pemerintah setempat untuk memberikan solusi, walaupun rumah kita tidak mungkin dibangun kembali, tapi mengupayakan penanggulangan, seperti tanggul agar tanah tidak kembali terkikis air sungai, harapannya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


