‎Bekasi | Lampumerah.id – Kebakaran melanda sebuah gudang limbah dan lapak penampungan sampah di Kampung Jarakosta, Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (16/6/2026) siang. Kobaran api yang cepat membesar sempat membuat warga sekitar panik karena lokasi dipenuhi material mudah terbakar.

Ketua RT 02 Kampung Jarakosta, Jefri, mengatakan dirinya menerima laporan dari warga saat api sudah dalam kondisi membesar dan melahap area gudang limbah.

“Penyebabnya saya kurang tahu ya. Setelah ada laporan warga saya cek api sudah besar. Kemungkinan dari pembakaran sampah kemudian merambat ke gudang limbah,” kata Jefri di lokasi kejadian.

‎Menurutnya, api dengan cepat menyebar karena banyaknya material plastik dan berbagai jenis limbah yang mudah terbakar tersimpan di dalam gudang. Dalam waktu singkat, kobaran api menghanguskan bangunan penyimpanan limbah beserta sebagian isi di dalamnya.

‎Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

‎Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, aktivitas pekerja di lokasi sedang libur sehingga area gudang dalam keadaan sepi.

Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api. Armada yang dikerahkan terdiri dari satu unit dari kawasan MM2100, dua unit dari Cikarang Listrindo, serta tiga unit dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi.

‎Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi, Khoiru Budiman, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyaknya bahan mudah terbakar yang berada di lokasi.

“Kurang lebih dua jam proses pemadaman. Kendalanya karena material limbah dan plastik yang mudah terbakar serta menimbulkan bara di beberapa titik,” ujarnya.

Setelah berjibaku selama sekitar dua jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api. Meski demikian, petugas masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Kerugian material akibat peristiwa tersebut juga masih dalam pendataan oleh pihak terkait.

Tinggalkan Balasan