GRESIK | lampumerah.id – Hidayah Islam akhirnya membawa Li Qun, 31, asal Li Xian Zhao, China, untuk memantapkan hati memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, Kamis (3/9).

Proses ikrar mualaf dipimpin Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, yang menyampaikan masuk Islam merupakan nikmat dan anugerah terbesar yang diberikan Allah SWT kepada seorang manusia.

“Alhamdulillah, kita hari ini bisa mendapatkan nikmat yang paling agung, yaitu nikmat iman,” ujarnya.

Kepada Li Qun, Kiai Rofiq menyampaikan bahwa keputusan memeluk Islam merupakan anugerah luar biasa dari Allah SWT.

“Dosa-dosa yang pernah dilakukan kepada Allah sebelum masuk Islam, dimaafkan oleh Allah. Dan kebaikan-kebaikan yang dilakukan sebelumnya tetap bernilai pahala,” jelasnya.

Sementara Li Qun mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap Islam mulai tumbuh sekitar lima bulan lalu. Salah satu hal yang membuatnya semakin mengenal Islam adalah, kedekatannya dengan calon istrinya yang beragama Islam.

“Saya tertarik masuk Islam sejak lima bulan yang lalu, terutama sejak mengenal calon istri saya yang beragama Islam. Namun, saya ingin masuk Islam karena tulus, tidak ada paksaan sama sekali,” ungkap lelaki yang bekerja di PT Xinyi Glass di Kompleks JIIPE, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Saat tinggal di China, Li Qun mengaku telah banyak bertemu dengan umat Islam karena di daerah tempat tinggalnya terdapat cukup banyak komunitas muslim, meskipun keluarganya tidak ada yang muslim.

“Ketika saya bekerja di Indonesia, di Gresik, saya mengambil keputusan untuk memeluk Islam. Semoga keputusan ini menjadi awal perjalanan baru untuk mempelajari ajaran Islam, dan menjalankan kehidupan sebagai seorang Muslim,” katanya.

Prosesi ikrar mualaf disaksikan sejumlah pimpinan dan pengurus MUI Kabupaten Gresik. Di antaranya Makmun, M.Ag., Drs. Nur Fakih, KH. Muhsin Munhamir, S.Pd.I., H. Ilham Shohib, S.Pd.I, Masruron, S.H., dan H. Rodli, S.Ag.

Tinggalkan Balasan