GRESIK | lampumerah.id – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.kini memiliki Beranda Imigrasi , sebagai program Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menyeragamkan nama dan identitas visual titik layanan keimigrasian di seluruh Indonesia, sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengenali layanan keimigrasian.

Peluncuran Beranda Imigrasi dilakukan secara serentak di 254 titik di seluruh Indonesia, Rabu (28/10) dengan melibatkan 29 kantor wilayah dan berbagai lokasi pelayanan.

Peresmian secara nasional dipimpin Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, sedangkan di KEK Gresik dihadiri Kapolres AKBP Ramadan Nasution, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Hari Syawaludin, Administrator KEK Gresik Ibnu Sina, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE).

Administrator KEK Gresik, Ibnu Sina, menyampaikan apresiasi atas dukungan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dalam menghadirkan layanan keimigrasian di kawasan KEK Gresik.

Menurutnya, kemudahan akses pelayanan menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif. Ketersediaan layanan keimigrasian di kawasan diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan investor yang menjalankan kegiatan usaha di JIIPE.

“Kemudahan layanan imigrasi di Beranda Imigrasi ini semakin melengkapi layanan perizinan terpadu satu pintu di Kantor Administrator KEK Gresik. Investor dapat memanfaatkan kemudahan layanan imigrasi untuk pengelolaan TKA, yang beraktifitas di KEK Gresik,” ujar Ibnu Sina.

Ia menambahkan, keberadaan layanan keimigrasian di kawasan KEK JIIPE Gresik juga memberikan manfaat bagi tenaga kerja asing yang membutuhkan pelayanan keimigrasian.

“Dengan adanya layanan ini, tenaga kerja asing tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya karena layanan keimigrasian sudah tersedia langsung di kawasan KEK JIIPE Gresik,” tambahnya.

Sementara Kepala Seksi Izin Tinggal Orang Asing Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Muh Ikbal Bangsawan, menyampaikan, kehadiran Beranda Imigrasi merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat dan pelaku usaha yang mempekerjakan tenaga kerja asing di kawasan JIIPE.

“Melalui kehadiran Beranda Imigrasi ini, kami berharap akses terhadap informasi dan layanan keimigrasian menjadi semakin mudah bagi perusahaan maupun tenaga kerja asing yang beraktivitas di kawasan KEK Gresik,” ujar Muh Ikbal Bangsawan.

Ia menjelaskan, penyeragaman nama dan identitas visual Beranda Imigrasi bertujuan memudahkan masyarakat mengenali titik pelayanan keimigrasian di berbagai daerah. Dengan identitas yang seragam, masyarakat diharapkan lebih mudah mengidentifikasi lokasi layanan sesuai kebutuhan.

Peluncuran Beranda Imigrasi merupakan bagian dari langkah Direktorat Jenderal Imigrasi dalam membangun keseragaman identitas unit dan titik layanan keimigrasian di berbagai daerah, termasuk lokasi pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) dan kawasan ekonomi khusus.

Meski terdapat perubahan nama dan identitas visual, program ini tidak mengubah lokasi fisik, jenis layanan, maupun mekanisme pelayanan yang telah berjalan. Seluruh pelayanan tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Tinggalkan Balasan