GRESIK | lampumerah.id – PT Petrokimia Gresik (Persero) membawa pengalaman transformasi industri dan pertanian berkelanjutan Indonesia, saat
menghadiri 2026 UN Private Sector Forum di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York Amerika Serikat.

Pertemuan Ini merupakan kelanjutan dari kiprah inovasi keberlanjutan perusahaan, termasuk GladiAgro: Next-Gen Soil Revival, solusi pemulihan kesehatan tanah yang sebelumnya meraih penghargaan tertinggi dalam SDGs Innovation Accelerator for Young Professionals 2026.

Dalam forum khusus undangan yang mempertemukan sekitar 150 pemimpin senior dunia usaha, pemerintah, dan PBB, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menjadi satu-satunya direktur utama dari Indonesia yang berkesempatan hadir untuk membahas percepatan transisi menuju energi yang bersih, adil, dan aman.

Forum tersebut diselenggarakan UN Global Compact yang dipimpin Sanda Ojiambo, Assistant Secretary-General PBB sekaligus CEO dan Executive Director UN Global Compact dan turut dihadiri Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.

Agenda forum membahas berbagai tantangan transisi energi global, mulai dari investasi, infrastruktur, kebijakan, hingga kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk mempercepat implementasi energi bersih.

Pada Senin (21/9) waktu setempat atau Selasa (22/9) waktu Indonesia, Daconi kembali menjadi pembicara dalam forum Global Talent for Sustainable Development di KJRI New York. Daconi menekankan pentingnya kesiapan talenta Indonesia dalam menghadapi pertumbuhan green jobs, dan transformasi industri hijau.

“Transformasi menuju ekonomi hijau pada dasarnya juga merupakan transformasi tenaga kerja. Investasi pada teknologi harus berjalan bersama dengan investasi pada manusia. Teknologi hijau hanya akan memberikan manfaat apabila didukung talenta yang mampu merancang, mengoperasikan, dan mengembangkannya,” ujar Daconi.

Daconi juga mendorong talenta Indonesia di New York untuk mengambil bagian dalam transformasi tersebut dengan membawa pengetahuan, pengalaman, dan jejaring global untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Kebutuhan terhadap SDM dengan kompetensi global akan semakin penting seiring berkembangnya industri hijau dan ekonomi berkelanjutan.

“Kami berharap talenta-talenta terbaik Indonesia yang saat ini di luar negeri, dapat membawa kembali pengetahuan dan pengalamannya untuk berkontribusi bagi Indonesia. Transformasi ke depan membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi, perspektif global, dan kemampuan menjawab perubahan industri,” tambahnya.

Menurut Daconi, Petrokimia Gresik memiliki posisi yang unik karena berada pada dua sisi transformasi sekaligus. Di sisi hulu, perusahaan merupakan industri pupuk dan kimia yang terus meningkatkan efisiensi serta menurunkan intensitas karbon. Sementara di sisi hilir, produk dan inovasinya bersentuhan langsung dengan produktivitas petani, kesehatan tanah, dan keberlanjutan pertanian Indonesia.

Salah satunya melalui GladiAgro yang dikembangkan untuk menjawab tantangan menurunnya kesehatan tanah. Berdasarkan pengujian Petrokimia Gresik terhadap 40.282 sampel tanah di 27 provinsi sejak 2016, sebanyak 91,9 persen menunjukkan kandungan karbon organik yang rendah.

Tinggalkan Balasan