Bekasi| Lampumerah.id – Peringatan Hari Air Sedunia digelar oleh Rehab Kali Cikarang di kawasan Hutan Bambu Sukadanau, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Jaga Bumi, Hidupkan Kehidupan” sebagai bentuk ajakan kolektif dalam menjaga kelestarian sumber daya air.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari relawan lingkungan, warga setempat, hingga komunitas peduli sungai. Sejumlah agenda digelar, seperti aksi bersih-bersih lingkungan, edukasi pengelolaan sampah, serta kampanye pentingnya menjaga kualitas air di wilayah perkotaan yang terus berkembang.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Sukadanau, H. Damin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, peringatan Hari Air Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, khususnya sumber daya air.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Rehab Kali Cikarang. Ini merupakan langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ujar Damin dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah desa mendukung penuh berbagai upaya pelestarian lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, menjaga kebersihan sungai dan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh warga.
“Melalui momentum Hari Air Sedunia ini, kami mengajak seluruh masyarakat Desa Sukadanau untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke aliran sungai. Kelestarian air adalah kunci kehidupan yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Damin berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat. Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah desa, komunitas, dan pihak terkait dalam menjaga ekosistem di wilayah Sukadanau.
Peringatan ini diharapkan mampu memperkuat gerakan kolektif dalam menjaga kualitas air dan lingkungan hidup di Kabupaten Bekasi, seiring dengan tantangan urbanisasi dan aktivitas industri yang terus berkembang.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


