GRESIK | lampumerah.id – Petrokimia Gresik mendorong bagaimana UMKM terus meningkatkan kapasitas dan kualitas produknya, kemudian tumbuh menjadi usaha yang semakin kuat dan memberikan multiplier effect bagi masyarakat

Salah satu UMKM hasil binaan Petrokimia Gresik yang dianggap berhasil, adalah UMKM Batik Bangsawan dari.Desa Legowo Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Berkat dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik, Batik Bangsawan berhasil memperoleh sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) pada 2025.

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Nuril Huda mengatakan Petrokimia Gresik juga memperkenalkan Batik Bangsawan pada berbagai forum berskala nasional dan internasional. Seperti diikutkan di Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, bersama Gula Aren Temon

Kemudian Batik Bangsawan bersama OG Jewelry dan Deweluxe diikutkan bagian dari 20 UMKM mitra binaan Pupuk Indonesia Group tampil dalam pameran INACRAFT 2026.

“Bahkan saat pembukaan INACRAFT 2026, booth UMKM binaan Pupuk Indonesia dikunjungi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka,” ujar Nuril.

Batik Bangsawan juga dipercaya Petrokimia Gresik, untuk memenuhi sejumlah kebutuhan suvenir perusahaan.

Nuril menambahkan, pengembangan UMKM batik memiliki manfaat yang lebih luas karena turut menjaga keberlanjutan warisan budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Ketika UMKM batik tumbuh, ada lapangan pekerjaan yang tercipta, ekonomi masyarakat yang ikut bergerak, sekaligus warisan budaya yang terus hidup dan semakin dikenal. Inilah dampak yang ingin terus kami dorong melalui program pemberdayaan UMKM,” tandas Nuril.

Tinggalkan Balasan