GRESIK | lampumerah.id – Petrokimia Gresik terlibat aktif dalam program “Launching 80 Kolam Budidaya Ikan Lele Se-Kabupaten Gresik” dengan memberikan 80 kolam bioflok dengan diameter 2 meter, 80.000 benih lele berkualitas unggul, dan Petrofish.
Selain itu, Perusahaan juga memberikan pelatihan untuk dinas perikanan perangkat desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas di tempat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petrokimia Gresik.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob mengatakan, bantuan berupa Petrofish, merupakan produk probiotik yang mengandung mikroorganisme yang berfungsi memperbaiki kualitas air, menekan pertumbuhan mikroorganisme patogen, serta meningkatkan pakan alami dan efisiensi pakan melalui keseimbangan mikroflora pencernaan ikan.
“Dengan menciptakan lingkungan budidaya yang lebih sehat, Petrofish mendukung kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan secara optimal sekaligus mengurangi ketergantungan pada pakan buatan maupun antibiotik,” ujar Daconi.
Daconi menjelaskan, melalui ekosistem budidaya yang tercipta nantinya ditargetkan pembudidaya dapat memproduksi ikan lele konsumsi dalam jumlah besar sehingga dapat mendukung ketahanan pangan dan program pemenuhan gizi cukup, serta Makan Bergizi Gratis (MBG)
Selain itu, pembudidaya dapat menghasilkan bibit lele unggul untuk pembudidaya lain, produk olahan berbasis lele (nugget, filet, dan abon). Dengan program ini, diharapkan juga pasokan ikan lebih stabil, untuk pasar lokal maupun regional.
“Program ini memanfaatkan lahan-lahan kosong, atau pekarangan menjadi lebih produktif. Mendampingi pembudidaya dari hulu hingga hilir, sehingga mendorong kemandirian dan kesejahteraan petani lele,” tandasnya.


