GRESIK | lampumerah.id – Suasana pusat perbelanjaan Gresmal Gresik tampak lebih ramai dari biasanya, saat ratusan pelajar sekolah dasar dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti ajang Gress of Champion Vol. II dan Gebyar Tahfidz Quran, Kamis (9/4).
Saat membuka acara, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan pentingnya menghadirkan kembali ruang-ruang kompetisi intelektual seperti cerdas cermat di tengah perkembangan zaman.
“Kita rindu momentum seperti ini. Anak-anakku sekalian, terus belajar. Jangan takut mencoba. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki mental kuat dan semangat untuk terus berkembang,” ujarnya.
Ia juga menyinggung tantangan yang dihadapi pelajar saat ini, terutama di era digital. Menurutnya, penggunaan game online dan media sosial perlu mendapat perhatian agar tidak mengganggu proses belajar.
“Kami sebagai orang tua tentu punya kekhawatiran. Saat ini juga sedang dibahas aturan terkait pembatasan game online dan media sosial. Harapannya, ini bisa membantu anak-anak tetap fokus belajar,” tambahnya.
Bupati Yani menjelaskan, pelaksanaan tahun ini terasa lebih meriah karena peserta tidak hanya berasal dari Gresik, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Ia juga memastikan, pemerintah daerah akan terus mendampingi para peserta yang berprestasi agar bisa melangkah ke ajang yang lebih tinggi.
“Anak-anak yang juara nanti akan kita dampingi untuk ikut kompetisi lain yang levelnya lebih tinggi. Ini bagian dari proses mereka untuk berkembang,” tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto, menjelaskan lomba yang akan berlangsung hingga Jumat (10/4), memang dirancang untuk mendorong semangat belajar sekaligus membentuk karakter siswa.
“Kami ingin kegiatan ini bisa memotivasi anak-anak untuk lebih semangat belajar, berpikir kritis, dan juga membangun karakter yang baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kompetisi ini tidak hanya soal menang atau kalah, tetapi juga melatih kepercayaan diri, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir cepat dan tepat.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Gress of Champion Vol II diikuti 140 tim dari Lamongan, Surabaya, Mojokerto, Pamekasan, Malang, dan Sidoarjo, serta Gresik selaku tuan rumah. Sementara itu, Gebyar Tahfidz Quran diikuti oleh 228 peserta dari jenjang TK hingga SMP se-Jawa Timur.
“Pesertanya sangat banyak, bahkan pendaftaran harus kami tutup lebih awal karena terus bertambah,” jelas Hariyanto.
Di sisi lain, General Manager Gresmal Gresik, Eric Pramono Bangun, menyampaikan pihaknya senang bisa terus mendukung kegiatan positif seperti ini.
“Kami bangga bisa terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik, khususnya Dinas Pendidikan. Harapannya, Gresmall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda yang berprestasi,” ujarnya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


