SIDOARJO | lampumerah.id – Seorang remaja berinisial IZ (17), warga Desa Pepe, Kecamatan Sedati, menjadi korban pengeroyokan brutal oleh puluhan orang tak dikenal di depan SPBU Jalan Raya Juanda, Desa Semambung, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Insiden yang terjadi pada Jumat (10/4) dini hari tersebut mengakibatkan korban menderita luka serius di bagian kepala.
Paman korban, Fajar, menceritakan peristiwa bermula saat keponakannya bersama dua temannya berangkat dari rumah pada Kamis (9/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka sempat menghadiri acara komunitas di Wadungasri, Waru, sebelum akhirnya pindah nongkrong ke sebuah kedai kopi hingga dini hari.
“Sekitar pukul 01.00 WIB, mereka bergeser ke arah SPBU Juanda. Keponakan saya turun di pintu keluar SPBU pukul 01.20 WIB,” ujar Fajar saat memberikan keterangan, Senin (13/4/26).
Petaka datang saat IZ berjalan menuju area pompa angin. Tanpa peringatan, sekelompok pemuda yang diperkirakan berjumlah 20 orang tiba-tiba menyerangnya secara membabi buta.
“Tiba-tiba puluhan pemuda menyerang tanpa alasan jelas. Keponakan saya dikeroyok sampai pingsan dengan luka bocor di kepala,” lanjut Fajar.
Dua teman korban yang saat itu sedang mengantre BBM baru menyadari kejadian setelah mendengar keributan. Namun, mereka menemukan IZ sudah tergeletak bersimbah darah. Beruntung, warga sekitar segera bertindak menghubungi pihak kepolisian.
Korban langsung dilarikan ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Berdasarkan pemeriksaan medis, IZ mengalami luka robek di kepala sepanjang tiga sentimeter, luka dalam di bibir yang memerlukan empat jahitan, serta luka gores senjata tajam di bagian ketiak hingga punggung.
“Menurut kesaksian keponakan saya, beberapa pelaku ada yang membawa pisau kecil,” tambah Fajar.
Pihak keluarga telah resmi melaporkan kasus ini ke Polsek Gedangan dengan melampirkan bukti rekaman CCTV dan video kejadian. Kapolsek Gedangan, Kompol Anak Agung GPW, membenarkan adanya laporan pengeroyokan tersebut.
“Saat ini Unit Reskrim Polsek Gedangan masih mendalami kasusnya untuk mengungkap identitas serta motif para pelaku,” tegas Kompol Agung.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


