GRESIK | lampumerah.id – Hendak melakukan ‘perang sarung’, dua pelajar berhasil diamankan jajaran Polsek Cerme yang menggerebeknya.

Pembubaran aksi, bermula ketika Polsek Cerme menerima laporan 110 yang melaporkan banyaknya remaja yang berkumpul di depan gerbang Perum Patra Raya Jalan Raya Dusun Karangan, Desa Kambingan, Kecamatan Cerme. Sabtu (21/2), sekitar pukul 00.10 hingga 01.00 WIB.

Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, memimpin langsung personel menuju lokasi setelah menerima laporan tersebut.

Begitu petugas tiba, para remaja tersebut langsung berhamburan melarikan diri. Sebagian kabur ke area persawahan, sementara lainnya tancap gas menggunakan sepeda motor.

“Kami bergerak cepat saat mendapati kerumunan yang hendak melakukan penyerangan. Meski banyak yang melarikan diri, petugas berhasil mengamankan dua remaja beserta kendaraan yang tertinggal,” ujar Kapolsek.

Kedua remaja yang diamankan berstatus pelajar yaitu MSM dan DNS). Malam itu juga, keduanya langsung dibawa ke Mapolsek Cerme untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox dan sarung warna coklat yang telah dimodifikasi dengan cara diikat pada bagian ujungnya hingga menyerupai pecut yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Pihak kepolisian lalu berkoordinasi dengan perangkat desa, orang tua kedua remaja dan pihak sekolah dimana keduanya bersekolah, selanjutnya memberikan pembinaan.

Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar aksi serupa tidak kembali terjadi, khususnya selama bulan Ramadan yang rawan aksi kenakalan remaja.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas melalui hotline “Lapor Cak Rama” di WhatsApp 0811-8800-2006 atau Call Center Polri 110.