GRESIK | lampumerah.id – PT Petrokimia Gresik (Persero) berhasil memborong tujuh penghargaan, dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 di Surakarta, beberapa waktu lalu.

Ini menjadi apresiasi atas pengembangan komunikasi korporat melalui berbagai kanal dan program, mulai dari media digital, media internal, hingga pelibatan karyawan dalam menghadirkan komunikasi yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Vice President Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik, Ari Primantara, menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat menuntut perusahaan untuk semakin memahami kebutuhan informasi publik, menghadirkan pesan yang relevan, serta membangun komunikasi dua arah yang lebih terbuka.

Komunikasi yang baik bukan hanya tentang seberapa banyak informasi yang disampaikan, tetapi juga bagaimana informasi tersebut dapat dipahami dan memberikan manfaat.

“Karena itu, kami terus mengembangkan berbagai kanal komunikasi agar masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi, mengenal aktivitas perusahaan, sekaligus memiliki ruang untuk berinteraksi dengan Petrokimia Gresik,” ujar Ari.

Ketua Dewan Juri sekaligus Founder & CEO Humas Indonesia, Asmono Wikan mengungkapkan dari tahun ke tahun Petrokimia Gresik senantiasa membangun gaya komunikasi yang berdampak dan relevan, dengan kepentingan perusahaan maupun para pemangku kepentingan.

“Saya berharap kinerja ini dipertahankan, dan insan komunikasi korporat Petrokimia Gresik terus mencari inovasi-inovasi baru. Tantangan komunikasi semakin banyak, tapi saya yakin dengan adaptasi yang dilakukan, tantangan tersebut dapat dikelola dengan baik. Apalagi kapasitas tim komunikasi Petrokimia Gresik sangat merata,” ujarnya.

AHI 2026 merupakan ajang kompetisi kinerja komunikasi dan keterbukaan informasi publik tingkat nasional yang diselenggarakan Humas Indonesia, dan telah memasuki penyelenggaraan kedelapan.

Tahun ini, kompetisi menerima sebanyak 371 entri dari berbagai institusi di Indonesia, meliputi kementerian, lembaga negara, BUMN, BUMD, pemerintah daerah, hingga perguruan tinggi.

Tinggalkan Balasan