GRESIK | lampumerah.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas keberangkatan 376 jamaah calon haji Kabupaten Gresik, yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 46, di Halaman Kantor Bupati Gresik, Sabtu (2/5) malam..

Kloter 46 merupakan bagian dari total 2.674 jamaah calon haji asal Kabupaten Gresik, yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Minggu (3/5) pukul 21.00 WIB.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani berpesan, agar seluruh jamaah menjaga kondisi fisik dan mental, serta memaksimalkan waktu untuk beribadah.

“Panjenengan semua harus bahagia. Tidak perlu sedih atau galau. Fokuslah memperbanyak tasbih, sholawat, dan istighfar, terutama saat berada di Madinah,” ujarnya dihadapan ratusan jamaah.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, sebagai kunci utama dalam menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, stamina yang terjaga akan membantu jamaah menjalankan seluruh rukun dan wajib haji dengan optimal.

Dalam rombongan Kloter 46, turut serta Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif bersama istri, Shinta Puspitasari, yang berangkat sebagai jamaah haji reguler. Kehadiran keduanya di tengah jamaah diharapkan mampu memperkuat kebersamaan serta semangat saling membantu selama di Tanah Suci.

Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, Pemkab Gresik membekali para jamaah dengan paket obat-obatan dan vitamin yang telah disesuaikan untuk kebutuhan selama kurang lebih 40 hari. Selain itu, disediakan pula fasilitas kursi roda bagi jamaah lanjut usia.

Gus Yani menjelaskan, kebijakan tersebut dilatarbelakangi oleh pengalamannya saat menjadi petugas haji sebelumnya, sehingga memahami secara langsung kebutuhan para jamaah di lapangan.

“Obat dan vitamin ini sudah dihitung kebutuhannya. Saya ingin jamaah tidak kesulitan mencari obat di sana, apalagi harganya relatif lebih mahal. Jadi bisa lebih tenang dan fokus beribadah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya manajemen energi selama menjalankan ibadah haji. Jamaah diimbau tidak memaksakan dirimenjalankan ibadah sunnah secara berlebihan, agar tetap prima saat puncak ibadah haji.

Menutup sambutannya, Gus Yani menitipkan pesan khusus kepada jamaah yang lebih muda untuk peduli dan membantu jamaah lanjut usia.

“Saya titip yang muda-muda untuk membantu yang sepuh. Saling menjaga dan gotong royong agar semua bisa menjalankan ibadah dengan lancar,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Yani juga memohon doa dari para jamaah agar Kabupaten Gresik senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta kemajuan di masa mendatang.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Gresik, Lulus, SE, MA, menyampaikan, jamaah calon haji dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 2–3 Mei 2026.

“Untuk Kloter 42 sampai 46, akan masuk asrama haji pada Sabtu, 2 Mei 2026, sebelum diberangkatkan ke Jeddah menggunakan Saudia Airlines,” ujarnya, Sabtu (2/5) malam.

Dikatakan, jumlah awal JCH Gresik tercatat sebanyak 2.689 orang. Namun, hingga saat ini berkurang menjadi 2.675 orang, karena 14 calon jamaah mengundurkan diri dengan berbagai alasan, yakni meninggal dunia (4 orang), sakit (4 orang), anggota keluarga sakit (3 orang), serta alasan pekerjaan (3 orang).

Tinggalkan Balasan