GRESIK | lampumerah.id – Wakapolres, dua kepala satuan, beberapa kapolsek dan sejumlah perwira di Polres Gresik, bakal dimutasi berdasarkan tiga keputusan Kapolda Jatim yang diterbitkan pada 31 Juli 2026.
Keputusan tersebut tertuang dalam Nomor KEP/410/VII/2026, KEP/409/VII/2026, dan KEP/408/VII/2026 yang diperkuat melalui Surat Telegram (ST) Nomor ST/876/VII/KEP./2026, ST/875/VII/KEP./2026, serta ST/874/VII/KEP./2026.
Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, akan diganti Kompol Rizki Santoso yang sebelumnya Wakapolres Ngawi. Sedangkan Kompol Shabda mendapat promosi jabatan sebagai Kabagbinopsnal Ditressiber Polda Jawa Timur.
Kasatlantas AKP Nur Arifin dimutasi menjadi Ps. Kasigar Subditgakkum Ditlantas Polda Jatim. Penggantinya adalah AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, sebelumnya Kasat Lantas Polres Tuban.
Kasatreskrim AKP Arya Widjaya akan geser sebagai Ps. Kasatreskrim Polresta Tuban. Kursinya akan diisi AKP Mohammad Prasetyo dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Polda Jatim juga menunjuk lulusan S1 STIK-PTIK Angkatan ke 83 Tahun Anggaran 2026, untuk memimpin dua polsek. Iptu Masdar Auzan ditunjuk menjadi Kapolsek Bungah, sedangkan Iptu Muhammad Syahrir Husain mengemban amanah sebagai Kapolsek Gresik Kota.
Pejabat Kapolsek Gresik Kota sebelumnya, AKP Muhamad Kevin Ramadhan, dimutasi menjadi Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota.
Kapolsek Dukun. Kompol Slamet Priyono dimutasi sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang SDM Polres Gresik, posisinya digantikan AKP Suhari yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bungah.
Selain itu, tiga perwira pertama baru turut bergabung memperkuat
Polres Gresik, yaitu Ipda Muhammad Khalifah Nasif, Iptu Adi Atmaja Mahardika, dan Iptu Gavra Pedra Gianyar.
Kasi Humas Polres Gresik Iptu Hepi Muslih Riza membenarkan adanya rencana tersebut. Kebijakan rotasi ini merupakan langkah dinamis, untuk menjaga performa institusi.
“Rotasi jabatan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi, serta pengembangan karier personel Polri,” ujar Iptu Hepi Muslih Riza.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


