GRESIK | lampumerah.id – Diduga dihantam gelombang kapal yang melintas, sebuah perahu yang memuat 5 orang dan 3 ton besi tua, tenggelam di perairan depan pelabuhan umum Gresik Sabtu (2/5) malam.
Akibatnya, seorang penumpang perahu berinisial S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara dua lainnya berhasil diselamatkan, dan dua orang lainnya masih dalam proses pencairan.
Kasat Polairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita mengatakan, perahu awalnya berangkat dari Kelurahan Lumpur Kecamatan Gresik menuju Kamal, Madura untuk membeli besi tua.
“Perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dengan lima ABK, kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua,” ujar AKP Nyoman Ardita, Minggu (3/5).
Saat melintas di perairan depan Pelabuhan Umum Gresik perahu diduga kemasukan air akibat gelombang dari kapal besar yang melintas. Akibatnya, perahu miring hingga akhirnya tenggelam.
Dalam kejadian tersebut, dua ABK berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas, yakni TB Wales dan KM Kutai Raya.
Dua korban lainnya, hingga kini masih dalam pencarian adalah H. A (60) dan H (32), keduanya warga Gresik.
“Korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim SAR Satpolairud Polres Gresik, dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik,” ungkapnya.
AKP Nyoman Ardita menegaskan, pihaknya bersama Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, Kamladu bersama masyarakat terus melakukan pencarian terhadap dua orang korban yang hilang hingga tujuh hari ke depan.
“Kami akan terus melakukan pencarian secara intensif dan maksimal hingga korban ditemukan,” tandasnya.
Apabila masyarakat mengetahui informasi terkait kejadian, atau membutuhkan bantuan kepolisian, dapat segera menghubungi Polres Gresik melalui Call Center 110 atau nomor layanan Lapor Kapolres (Cak Rama) di 0811-8800-2006.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


