GRESIK | lampumerah.id – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada 15 Juli 2026, Pemkab Gresik menggandeng Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se-Kabupaten Gresik, untuk mempercepat penjaringan calon peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) yang kuotanya masih belum terpenuhi.
Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi penjaringan calon peserta didik, yang dipimpin langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang dihadiri Kepala Dinas Sosial Ummi Khoiroh serta para pengelola LKSA se-Kabupaten Gresik.
Pada proses penjaringan sebelumnya, kuota peserta didik jenjang SMP dan SMA telah terpenuhi. Sementara itu, kuota jenjang SD masih menyisakan 30 kursi yang menjadi fokus percepatan.
Secara keseluruhan, Sekolah Rakyat di Kabupaten Gresik menyediakan 270 kuota peserta didik baru, masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2.
Bupati mengatakan, keterlibatan LKSA memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan pendampingan. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap tidak ada anak yang memenuhi persyaratan namun terlewat dalam proses penjaringan.
“Kami berharap LKSA yang sudah terakreditasi dapat ikut aktif mengusulkan anak-anak asuh yang memenuhi persyaratan. Ini adalah ikhtiar bersama agar tidak ada kuota yang terlewat dan anak-anak kita segera mendapatkan kesempatan belajar,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Gresik juga tengah mempersiapkan pengembangan Sekolah Rakyat permanen yang berlokasi di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu yang mencakup jenjang SD, SMP hingga SMA.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh LKSA, agar proses penjaringan calon peserta didik berlangsung cepat, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.
“Kami optimistis sinergi seluruh LKSA akan mempercepat terpenuhinya kuota peserta didik sebelum tahun ajaran baru dimulai, sehingga seluruh proses pembelajaran dapat berjalan sesuai jadwal,” ungkapnya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


