GRESIK | lampumerah.id – Di tengah proses hukum yang harus dijalani, para tahanan yang menempati ruang tahanan Sementara Mapolres Gresik, mendapat kesempatan untuk bertemu dan melepas kerinduan bersama keluarga dalam suasana yang lebih humanis, Selasa (1/9).

Di Polres Gresik, jadwal kunjungan tahanan dilaksanakan setiap Selasa dan Kamis, pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.

Dua tahanan, (ES), warga Desa Kembangan Kecamatan Kebomas, yang menjalani proses hukum terkait kasus penggelapan, serta (HS), warga Kecamatan Bungah yang terjerat perkara uang palsu, tampak tak kuasa menahan haru saat bertemu anak dan istri mereka.

Dengan pertimbangan kemanusiaan dan tetap memperhatikan prosedur pengamanan, petugas memberikan kesempatan kepada keduanya untuk berinteraksi lebih dekat dengan keluarga.

Kehangatan keluarga seolah mencairkan suasana ruang tahanan. Para istri yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga, memberikan dukungan serta semangat kepada suami masing-masing agar tetap tabah menjalani seluruh proses hukum.

Momen tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga untuk memberikan dukungan sekaligus memastikan kondisi orang terdekat mereka selama menjalani proses hukum.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan, penegakan hukum tetap harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

“Ini demi kemanusiaan. Meski mereka sedang menjalani proses hukum atas perbuatannya, hak-hak dasar dan sisi humanis sebagai seorang ayah serta suami tetap harus kita hargai,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.

Menurutnya, pendekatan humanis bukan berarti mengesampingkan aturan maupun proses hukum. Sebaliknya, sikap tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan yang tetap mengedepankan empati kepada setiap warga, termasuk mereka yang sedang berhadapan dengan hukum.

Momen sederhana berupa pelukan keluarga itu pun menjadi pengingat bahwa di balik proses hukum, para tahanan tetap memiliki keluarga yang membutuhkan kehadiran dan dukungan mereka.

Tinggalkan Balasan