GRESIK | lampumerah id -Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani resmi melakukan soft launching Gresik Universal Science (GUS) sebagai destinasi wisata edukasi digital baru di Gresik Islamic Center, Kecamatan Balongpanggang.
Bupati menyampaikan Gresik Universal Science dirancang sebagai wisata edukatif yang memadukan teknologi digital, video mapping, hingga sejarah Kabupaten Gresik dalam satu pengalaman yang interaktif dan imersif.
“Kami berharap wisata edukasi digital Gresik Universal Science. Ini menjadi wisata yang sarat nilai edukasi. Baik itu digitalisasi, video mapping, hingga sejarah Kabupaten Gresik,” ujar Bupati Yani.
Menurutnya, pemilihan lokasi di Kecamatan Balongpanggang merupakan bagian dari komitmen pemerataan pembangunan wilayah. Selain itu, GUS juga telah terintegrasi dengan layanan Trans Jatim, sehingga dapat diakses masyarakat dengan biaya yang terjangkau.
“Lokasinya berada di Balongpanggang dan sudah terintegrasi dengan Trans Jatim, jadi biayanya akan terjangkau. Ini menjadi wisata edukasi yang menarik untuk anak-anak, tidak hanya dari Kabupaten Gresik, tetapi juga kabupaten dan kota tetangga,” imbuhnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menambahkan, Gedung GUS dibangun menggunakan APBD murni, terdiri dari tiga lantai dengan total 12 zona edukasi.
Lantai 1 menjadi pintu masuk utama eksplorasi Gresik Universal Science. Di lantai ini, pengunjung disambut Interactive Map Guidance yang berfungsi sebagai panduan digital untuk memahami keseluruhan zona.
Selanjutnya, Zona Sejarah Gresik menyajikan perjalanan sejarah daerah, diikuti Zona Makanan Khas Gresik yang mengenalkan kekayaan kuliner lokal, serta Zona Peta Kebudayaan yang menampilkan keragaman budaya dan potensi wilayah Kabupaten Gresik secara visual dan interaktif.
Lantai 2 menghadirkan pengalaman melalui Zona Budaya Lokal (Immersive Room) yang memadukan visual, audio, dan teknologi digital. Di lantai ini juga terdapat Zona Sejarah Islam Gresik yang mengulas peran penting Gresik dalam perkembangan Islam di Nusantara, serta Damar Kurung (Mirror Room) yang menampilkan seni khas Gresik dengan pendekatan visual reflektif dan modern.
Sementara lantai 3 dirancang sebagai ruang eksplorasi kreatif dan imajinatif. Pengunjung dapat menikmati Interactive Story Wall, yang menyajikan cerita-cerita lokal secara digital, Zona Permainan yang mengajak anak-anak belajar sambil bermain, serta Zona Semesta Imaji sebagai ruang edukasi berbasis imajinasi dan kreativitas yang mendorong rasa ingin tahu generasi muda.
Sebelumnya di tempat yang sama, dilakukan pelantikan 67 Pengurus Karang Taruna Kabupaten Gresik Periode 2025–2030 yang berasal dari perwakilan 18 kecamatan.
Satya Pradika ditetapkan sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik periode 2025–2030.
Bupati Gresik langsung menunjuk Karang Taruna ikut mengelola operasional zona di GUS, sebagai bagian dari penguatan peran pemuda.


