GRESIK | lampumerah id – Layanan pemeriksaan mata gratis yang digelar Komunitas Wartawan Grisse (KWG), mengungkap fakta penting mengenai kesehatan indra penglihatan masyarakat.
Berdasarkan hasil skrining di Balai Wartawan, Senin (27/4), tercatat 100 persen peserta yang memeriksakan diri terdiagnosa mengalami gangguan penglihatan.
Jenis gangguan yang ditemukan sangat beragam, mulai dari gangguan refraksi (rabun), katarak, hingga pterygium. Sebagai bentuk penanganan langsung, panitia memberikan kacamata baca secara gratis bagi peserta yang mengalami gangguan refraksi rabun dekat, guna mendukung aktivitas mereka sehari-hari.
Wakil Presdir Eyelink Group (Klinik Mata KMU), Ahada Aqid Abdi, S.T., MStratMktg., yang memantau kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para jurnalis ini. Menurutnya, aksi ini selaras dengan visi kemanusiaan yang diusung Eyelink Group melalui Klinik Mata KMU, National Eye Center, dan Optik Natamata.
“Kami sangat mengapresiasi bakti sosial ini. Kenyataannya, banyak masyarakat yang masih membutuhkan edukasi, dan penguatan kepedulian atas kesehatan mata. Hal ini sejalan dengan berbagai aksi sosial yang rutin kami lakukan,” ungkap Ahada.
Ahada menekankan, deteksi dini adalah kunci utama dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. Melalui pemeriksaan yang tepat, keluhan pada mata dapat ditangani lebih cepat sebelum berisiko pada produktivitas.
“Dengan pemeriksaan mata dini, keluhan bisa tertangani lebih cepat dan tepat sehingga tidak menghambat produktivitas. Masyarakat pun bisa leluasa memberikan kebermanfaatan dengan kondisi penglihatan yang optimal,” imbuhnya.
Ketua KWG, Miftahul Arif menambahkan baksos ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai wujud nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat.
“Pemeriksaan mata ini merupakan bagian dari rangkaian Bakti Sosial Hari Pers Nasional (HPN) 2026. KWG juga menyediakan layanan cek kesehatan umum dan donor darah yang diikuti ratusan warga Gresik,” ujar Miftah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


