GRESIK | lampumerah.id – Pemkab Gresik bersama sejumlah elemen, menghimpun bantuan sebesar Rp250 juta untuk NTT. Bantuan diberangkatkan dari Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik, Jum’at (28/8).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin acara pelepasan bantuan, didampingi Ketua TP PKK Nurul Haromaini dan Ketua PMI Kabupaten Gresik, Achmad Nadlir. Hadir pula Ketua Baznas Gresik, Muhammad Mujib, Asisten Pembangunan dan Perekonomian selaku wakil Ketua dewan pengurus Korpri, serta Ketua PGRI Beri Avita Prasetya
Bupati mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Di antaranya PMI Rp 82 juta, Baznas, dan PGRI terkumpul Rp 100 juta, Korpri Rp 50 juta, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rp 7 juta serta TP PKK Kabupaten Gresik Rp 11 juta. Sehingga total bantuan yang terkumpul sebesar Rp 250 juta.
“Nantinya, bantuan ini menyasar tujuh penerima manfaat di antaranya warga Pulau Palue, Desa Nuateu Kecamatan Paga, Kecamatan Lela, Kecamatan Bola, Kabupaten Nagekeo dan tempat pengungsian di Gelora Samador dan Wureng,” terang bupati.
Bupati berharap, semoga bantuan tersebut dapat dialokasikan guna memenuhi kebutuhan mendesak para korban, termasuk logistik harian, kebutuhan medis, ataupun perbaikan fasilitas umum dan hunian yang rusak akibat gempa.
“Atas nama Pemkab Gresik, kami mengucapkan terima kasih mendalam kepada seluruh elemen masyarakat, Baznas, dan dinas terkait yang peka menyisihkan rezeki demi membantu meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” tuturnya.
Di tempat sama perwakilan PMI Kabupaten Gresik, Ubed yang akan berangkat menyerahkan bantuan tersebut menyampaikan, sesampai di sana akan berkoordinasi secara intensif dengan PMI NTT. Langkah ini diambil guna mempercepat penyaluran bantuan maupun tempat tempat evakuasi korban ke wilayah-wilayah yang paling terdampak dan sulit dijangkau.
“Sinergi antara tim relawan PMI kabupaten Gresik dan PMI NTT menjadi kunci utama untuk mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan ke lokasi terdampak,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


