GRESIK | lampumerah.id – Selain menyerahkan beras dan bantuan tunai, avara yang digelar di Pendopo Kecamatan Benjeng, Senin (24/8), juga dimanfaatkan Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif.untuk membuka ruang dialog dengan masyarakat.

Sebelumnya, Pemkab Gresik menyalurkan bantuan pangan dari Bulog serta Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) kepada masyarakat Benjeng.

“Tadi pagi saya rapat, salah satunya membahas bantuan untuk masyarakat. Kami bersama pak bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik juga memikirkan kondisi Benjeng, mulai dari jalan, banjir sampai pertanian. Karena itu, kalau ada persoalan yang dirasakan panjenengan semua, monggo disampaikan,” ujar Wabup Alif.

Selain membuka ruang bagi warga, Wabup Alif kembali menyosialisasikan program Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Gresik. Ia mengingatkan masyarakat agar mengetahui dan memanfaatkan, jaminan kesehatan yang disediakan pemerintah ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari pelayanan dasar yang harus dipastikan dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, warga diminta tidak ragu memanfaatkan program UHC sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh mengatakan, BLT DBHCHT di Kecamatan Benjeng diberikan kepada 262 penerima. Terdiri 142 buruh tani tembakau, 4 buruh pabrik rokok, dan 116 masyarakat lainnya. Masing-masing memperoleh Rp 300 ribu per bulan selama tiga bulan.

Dalam penyalurannya, Pemkab Gresik menggandeng PT Pos Indonesia untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak. PT Pos Indonesia juga membantu menjangkau penerima yang memiliki kondisi tertentu, sehingga tidak dapat hadir secara langsung dalam kegiatan penyaluran.

Sementara bantuan pangan dari Bulog dialokasikan untuk periode Juli, Agustus, dan September. Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan selama tiga bulan.

Untuk Kecamatan Benjeng, bantuan pangan diberikan kepada 10.364 penerima dengan total alokasi mencapai 310.920 kilogram atau sekitar 310,9 ton beras.

Sedangkan di seluruh Kabupaten Gresik, bantuan pangan tersebut menyasar sekitar 156.121 penerima dengan total alokasi sekitar 4.683.630 kilogram atau 4.683 ton beras selama tiga bulan.

Tinggalkan Balasan