GRESIK | lampumerah.id – Sebuah balon udara bermuatan rentengan petasan, meledak dan menimpa rumah warga di Jalan Mayjend Sungkono  XI Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Selasa (16/6).

Akibatnya, dua warga yang berada di dalam rumah mengalami luka-luka fan terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa bermula saat sebuah balon udara yang tidak diketahui asalnya tiba-tiba jatuh lalu mengenai tiang listrik yang berada di jalan desa menjelang petang.

Saat itu balon sempat terbang kembali karena diterpa angin kencang, tetapi tidak lama kemudian jatuh dan menimpa rumah warga lalu meledak.

“Saat balon udara jatuh di atas atap rumah warga, terdengar ada letusan dua kali yang mengakibatkan atap rumah pecah sehingga pecahan atap tersebut dan mengenai 2 orang yang berada di dalam rumah,” kata Kanit Reskrim Ipda Cipto Suciono, Selasa (16/6).

Ia mengungkapkan kedua korban MRPR dan MYS, mengalami luka-luka pada tangan kanan akibat terkena pecahan kaca.

“Korban mengalami luka ringan di tangan, selanjutnya dibawa kerumah sakit untuk dilakukan pengobatan lebih lanjut,” terang Cipto.

Lebih lanjut, polisi telah melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta mengamankan barang bukti yang diamankan yakni 1 buah balon udara dan 1 renteng petasan ukuran kecil yang berisikan 15 buah petasan ukuran kecil dan 1 buah petasan berdiameter 2 sentimeter yang jatuh di lokasi kejadian. 

“Hasil pemeriksaan saksi yang mengetahui balon udara jatuh, dan meledak di atas rumah warga tersebut. Tidak ada korban jiwa dan hanya 2 korban luka ringan di tangan,” pungkasnya.

Kepala Desa Prambangan Karto mengaku tidak tahu menahu, mengenai musibah tersebut. Karena saat kejadian, dirinya tengah sakit dan tidak kemana-mana.

“Maaf mas, saya sedang sakit tidak tahu apa-apa soal balon yang meledak di rumah warga,” ujarnya kembali meminta maaf.

Tinggalkan Balasan